Pendapatan Tahun 2020 Diproyeksi Capai Rp773 Miliar

  • Whatsapp
Wabup Basel Riza Herdavid saat menyerahkan rancangan KUA dan PPAS tahun 2020 Basel TA 2019, kepada Ketua DPRD Basel, Senin (15/7/2019).(foto: dedy).

Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan 4,46 Persen

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memproyeksi untuk pendapatan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tahun 2020 tanpa Dana Bantuan (Daba) keuangan dari provinsi dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik adalah sebesar Rp 773.969.796.107.

Sementara, belanja diasumsikan sebesar Rp 811.077.797.121 “Pembiayaan netto diproyeksikan sebesar Rp 37.108.001.014,” ujar Wabup Basel Riza Herdavid saat memberikan sambutan pada rapat Paripurna DPRD Basel dalam acara penyampaian rancangan KUA dan PPAS tahun 2020 Basel TA 2019, Senin (15/7/2019).

Adapun kebijakan silpa tahun 2020 diupayakan menurun seiring dengan semakin efektifnya penggunaan anggaran,” bebernya.

Diharapkan, belanja pemerintah dapat menimbulkan ‘Multiplier Efek’ bagi perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga fungsi dari pengeluaran makro pemerintah (distribusi, alokasi dan stabilisasi) dapat terwujud dengan baik.

Dia menjelaskan, ada tujuh prioritas pembangunan tahun 2020. Pertama, percepatan pembangunan ekonomi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Berbasis kawasan dan hilirisasi produksi atau industri pengolahan. Kedua, pengembangan pariwisata dan pembenahan wajah kota dan ketiga peningkatan kualitas SDM yang sehat, cerdas dan produktif,” terangnya.

Selanjutnya ialah peningkatan kehandalan dan pelayanan infrastruktur, konektivitas dan pengembangan wilayah dengan prinsip keberlanjutan (sustainable). Peningkatan tata kelola pemerintah yang efektif, efisien, transparan dan aman dan penganggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

“Yang ketujuh adalah peningkatan kualitas kehidupan masyarakat yang berkeadilan dan kondusif. Pada tahun 2020 nanti, pemerintah kabupaten akan mendorong percepatan pengembangan investasi daerah. Mendorong tentang rancangan KUA dan PPAS sehingga jadi pedoman menyusun RAPBD tahun 2020,” jelasnya.

Kebijakan umum Kabupaten Bangka Selatan tahun 2020, dikatakan Wakil Bupati Riza Herdavid disusun setelah mencermati kinerja indikator makro tahun 2017 dan 2018. Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun 2020 diperkirakan sebesar 4,46 persen.

“Dengan kecenderungan pada batas bawah. Tingkat inflasi diharapkan 4,0 sampai 5,0 persen pada tahun 2020,” ujar Justiar saat memberikan sambutan pada rapat Paripurna DPRD Basel dalam acara penyampaian rancangan KUA dan PPAS tahun 2020 Basel TA 2019.

Sementara itu, tingkat pengangguran mencapai 2,01 pada tahun 2015, realisasi pada tahun 2017 meningkat menjadi 2,74 persen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kata dia, telah dilakukan upaya-upaya strategis. Adapun kemiskinan meningkat dari 3,62 persen menjadi 3,92 persen.

“Kita berupaya sebaik mungkin agar pada tahun 2020 kemiskinan dapat ditekan hingga 3,6 persen. Berdasarkan hasil analisis kondisi ekonomi daerah dan kajian terhadap tantangan serta prospek perekonomian di Basel, maka dilakukan pula perhitungan dan analisa terhadap pendapatan, belanja dan pembiayaan,” tambahnya. (raw/3)

Related posts