Pencuri Dikepung Ratusan Warga

  • Whatsapp
DIINTEROGASI – Anggota polisi saat menginterogasi pelaku percobaan pencurian di rumah sekaligus toko milik Jonnie alias Ajon warga Dusun Pal 9, Pagarawan, Merawang, tadi malam. Pelaku sempat bersembunyi di loteng, kepergok Ajon dan dikepung ratusan warga. (Foto: Ist/Zuesty Novianti)

Sempat Sembunyi di Loteng, Kepergok
Ditunggu Warga, Dilarikan ke Mapolres

MERAWANG – Seorang pria yang diduga hendak mencuri, dikepung ratusan warga Dusun Pal 9, Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu petang (22/11/2017). Lelaki ini nyaris dihakimi massa, setelah masuk ke rumah warga dan bersembunyi di bagian loteng rumah.
Kejadian yang menghebohkan ini, hingga malam tadi sempat membuat arus jalan raya Pangkalpinang-Sungailiat, macet. Sebab, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi yang berada di pinggir jalan dan siap-siap menghajar pelaku. Beruntung, setelah dua jam dilakukan evakuasi, pelaku langsung dilarikan ke Mapolres Bangka untuk menghindari amukan warga.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, pelaku awalnya disebut-sebut berjumlah 2 orang, berencana mencuri di rumah pribadi milik Jonnie alias Ajon (37) warga setempat. Rumah ini sekaligus terdapat toko sembako di sebelahnya. Lokasi rumah tidak jauh dari simpang tiga menuju Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Balun Ijuk dan dimasuki salah satu pelaku.
Tapi naas, pemilik rumah mengetahui ada tamu tak diundang yang bersembunyi di loteng rumahnya. Sontak kejadian ini langsung membuat rumah warga tersebut ramai dipadati warga dan pengguna jalan.
“Pelakunya dua orang, satu sudah tertangkap,” kata salah satu warga yang sedang melintas di lokasi kejadian, Nopri.
Informasi lainnya menyebutkan, ada tamu tak diundang di dalam rumah warga berawal dari laporan pemilik rumah, Ajon. Pemilik Toko Marzuki di Dusun 3 KM.8 Desa Pagarawan Kecamatan Merawang ini awalnya sekitar pukul 16.00 WIB melapor kepada Bhabinkamtibmas Desa Pagarawan.
Dari informasi tersebut kemudian anggota gabungan Unit Resintel Polsek Merawang dan Bhabinkamtibmas Desa Pagarawan dipimpin PS. Kanit Intel Polsek Brigadir Alan Topani langsung melakukan penyelidikan di TKP. Lalu pada pukul 17.00 WIB anggota Polsek langsung mengamankan 1 orang diduga pelaku yang berniat mencuti di Toko Marzuki. Selanjutnya pelaku yang berkulit hitam mengenakan baju kaos biru tua ini pun langsung diamankan dan dibawa ke Polres Bangka.
Warga lain yang berada di lokasi mengatakan, pengepungan pelaku waktu itu sempat dilakukan ratusan orang. Sempat pula beredar pelaku berjumlah 2-3 orang, namun hingga selesai seluruh rumah dan toko diperika secara seksama oleh pihak kepolisian bersama warga, hanya menemukan 1 orang pelaku saja.
Kepala Desa Pagarawan, Ahmad Zainudin membenarkan ada kejadian ini. Menurutnya, sekitar pukul 17.00 WIB ia ditelpon warga yang menyampaikan informasi adanya pencurian. Setelah mendatangi rumah dan toko yang dimaksud bersama polisi serta warga, kemudian dilakukan pengecekan. Saat itu lah diketahui ada orang tak dikenal berada di dalam rumah warga.
“Pas kami cek pelaku yang awalnya di loteng kemudian ditemukan di ruko sebelah rumah. Pelakunya sendiri, yang kemudian diamankan langsung pihak kepolisian. Sekitar 2 jam lah kami berhasil mengamankannya,” kata Ahmad Zainudin.
Beruntung pelaku yang berdasarkan KTP adalah warga Koba, Kabupaten Bangka Tengah ini selamat dari amukan massa. Lalu, setelah itu langsung diwab diamankan ke Mapolres Bangka.
“Pelaku itu kalau lihat KTP-nya orang Koba, tapi namanya saya tidak terlalu tahu, tidak terlalu mengamati. Alhamdulillah tadi aman, karena ada kepolisian, tidak ada amuk massa,” katanya.
Sementara pihak kepolisian terkait hal ini belum memberi jawaban. Kabag Ops Polres Bangka Kompol S. Sophian belum menjawab saat ditanyakan perihal adanya warga yang diamankan karena diduga mencuri ini. (2nd/1)

Related posts