Pencuri Besi Dihadiahi Timah Panas

  • Whatsapp

TANJUNGPANDAN – Ulik (39) warga Lampung, terpaksa dihadiahi timah panas oleh Jajaran Satreskrim Polres Belitung, setelah melakukan perlawanan saat disergap di Kawasan Dukong, Jumat (02/08/19) lalu.

Dia dikejar polisi lantaran melakukan tindak pidana pencurian besi di Desa Juru Sebrang, Tanjungpandan pada Jumat (25/07/2019). Selain menangkap Ulik polisi juga mengamankan rekannya yakni Edi. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan.

“Awalnya kita mendapat laporan dari korban. Setelah itu, kami melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” kata Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa kepada Rakyat Pos, Selasa (06/08/19).

Menurut AKP Erwan, awalnya polisi mendapat informasi keberadaan Edi di Jalan Hasan Saie. Setelah itu, Jajaran Polres Belitung langsung menuju ke lokasi. Dan melakukan pengerebekan terhadap pelaku.

Lantas, Polres Belitung langsung melakukan pengembangan terhadap pelaku lain. Yakni Ulik. Saat itu, Tim Buser mendapat informasi keberadaannya disalah satu Kafe yang berada di Dukong.

Mendapat kabar itu, pada malam hari Polres Belitung langsung menuju ke TKP dan melakukan pengerebekan. Pada saat hendak ditangkap pelaku berusaha kabur. Tidak hanya itu, kata AKP Erwan, Ulik juga melawan.

“Hingga akhirnya kita pengejaran. Dan kita tembak disalah satu bagian kakinya. Setelah itu, kita bawa ke Mapolres Belitung untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Dari hasil penyidikan dan pengembangan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti 24 plat besi cetakan pagar, tiga mesin dompeng, dan satu tabung oksigen. Diduga semua barang tersebut merupakan hasil curian.

“Saat ini kita masih melakukan pengembangan. Diduga ada lokasi lain. Dan juga korban lain yang pernah menjadi target operasi para pelaku ini,” ujarnya lagi.

Erwan juga menjelaskan, untuk barang bukti ditemukan oleh penyidik di lapak besi yang berada di jalan Air Kelubi Desa Air Raya.

Pembeli adalah seorang perempuan yang bernama Leni. Ia merupakan pemilik lapak besi tua dan sempat dilakukan pengamanan untuk dimintai keterangan.

“Pembelinya dekat eks kaolin Marta Pura, Jalan Air Kelubi yang bernama Leni. Dari hasil pemeriksaan kemarin baru ditemukan barang yang sudah ada dipolres itu,” terang Erwan.

Menurutnya, masih banyak barang yang belum ditemukan. Pihaknya masih melakukan upaya pencarian barang bukti lainnya. Saat ini status pembeli barang hasil kejahatan itu masih dilakukan pendalaman tidak menutup kemungkinan akan diikut sertakan sesuai hasil dari pemeriksaan.

“Untuk barang lain belum ditemukan. Baru beberapa barang saja. Dan untuk status penadah masih didalami keterlibatannya, karena yang dia belikan barang rongsokan, besi-besi tua jadi masih perlu kita gelar lagi, apa bisa naik atau tidak,” pungkasnya. (dodi/3).

Related posts