Penambang TI Terkubur Hidup-hidup

  • Whatsapp
TERTIMBUN LONGSOR – Lokasi TI TKP laka kerja yang menewaskan seorang penambang akibat tertimbun tanah longsor di Desa Mesu Barat, tadi malam. (foto: Koko Sadmoko)

 

PANGKALPINANG – Seorang pekerja Tambang Invenkonsional (TI) di wilayah Desa Mesu Barat Kabupaten Bangka Tengah ditemukan tewas tertimbun tanah, Rabu (15/5/2019).

Korban bernama Abdullah Bin Asir Aris (40) warga Desa Air Mesu Barat tewas saat menyemprotkan air ke tanah di depannya dengan mengguakan selang monitor.

Diketahui korban tidak menyadari pada saat sedang menyemprot tanah di lobang camui sedalam 4 meter, tiba-tiba tanah longsor dan menimbun korban hidup-hidup.

Sontak, peristiwa laka tambang tersebut membuat pekerja tambang timah ilegal lainnya melakukan pencarian dengan mencangkul tanah dimana korban tertimbun tanah.

“Peristiwa terjadi pada pukul 14.30, namun korban sudah ditemukan tewas pada pukul 15.00 setelah sebelumnya rekan kerja korban melakukan pencarian,” terang Kapolsek Pangkalan Baru AKP Deddy Nuary.

Diketahui dari keterangan rekan penambang korban, korban sudah sekitar 2 bulan yang lalu melakukan aktivitas penambangan yang diduga ilegal tersebut.

Terpisah,  Kades Mesu Barat Sumirzan membenarkan adanya laka tambang yang mengakibatkan Abdullah Bin Asir Aris tewas.

“Kejadian ini dimungkinkan terjadi karena kondisi tanah yang memang sudah retak. Sehingga korban tertimbun tanah. Korban ditemukan oleh para pekerja yang lain, sebelum dibantu pihak Basarnas Pangkalpinang,” tutup Sumirzan. (das/6)

Related posts