Penambang Bokor Terkubur, Satu Tewas

  • Whatsapp
Di lubang tambang atau camui inilah, beberapa pekerja tambang tertimbun longsoran tanah. Malang bagi Torin selaku pemilik tambang justeru tewas tertimbun, ketika pekerja tambangnya selamat. Tampak jasad Torin ketika dievakuasi warga usai ditemukan. (Foto: Zuesty Novianti)

Tangan Bergerak di Longsoran, Korban Selamat

PEMALI – Keluarga Torin (40) warga Dusun Bokor, Desa Air Duren, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka harus rela kehilangan tulang punggung keluarga. Pasalnya, bapak 3 orang anak ini ditemukan tewas, usai tertimbun longsoran tanah tambang pasir timah miliknya sendiri yang berada di Dusun Bokor, Jum’at siang (14/4/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, mulanya Torin bersama empat anak buahnya Irsad (38), Darman (35), Aji (50) dan Dimas alias Mahader bekerja di dalam lubang tambang pasir timah atau camui, jenis Tambang Inkonvensional (TI). Pendatang asal Madura, Provinsi Jawa Timur ini saat itu berada di bagian paling depan, sedangkan yang lain di belakangnya.
Ketika anak buahnya tengah asik menyemprot lubang tambang dengan air, tak lama berselang tiba-tiba tanah bagian atas dinding tambang longsor. Tiga orang anak buah Torin berhasil meloloskan diri karena berada di bagian paling belakang meski sempat tertimpa dan tertimbun longsoran tanah.
Dimas yang tak sempat melarikan diri semula ikut terbenam longsoran tanah. Namun beruntung pekerja tambang lain di sekitar lokasi kejadian, cepat menyeretnya tanpa luka di tubuh. Demikian juga Irsad, terbenam tanah tapi selamat dengan luka lecet di bagian telinga kirinya.
Beda halnya dengan Darman, warga Desa Kimak Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka yang mengalami patah tulang rusuk sebelah kiri akibat tertimpa longsoran tanah.
Darman berhasil diselamatkan setelah rekan-rekan korban melihat ada tangan keluar dari timbunan tanah dan dalam posisi bergerak-gerak. Mendapati itu kedua anak buah Torin, bergegas menarik tangan tersebut untuk keluar dari timbunan tanah. Dan mereka berhasil mengevakuasi Darman yang tertimbun dan mengalami patah tulang di bagian tangan kiri dan rusuknya. Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit.
Sedangkan Aji tak mengalami luka, karena cepat melarikan diri saat longsoran terjadi.
Nasib malang bagi Torin. Selaku pemilik tambang ia malah hilang tertelan longsoran tanah. Dengan menggunakan peralatan manual berupa cangkul dan semprotan air, warga sekitar yang datang ke lokasi untuk membantu pun berupaya mencari keberadaan Torin.
Setelah 2 jam pencarian, Torin akhirnya ditemukan sekitar 6 meter dari posisi awalnya berdiri. Tapi malangnya, Torin didapati sudah dalam keadaan tewas sekitar pukul 13.00 WIB.
Oleh warga dan Anggota Polsek Pemali, jasad Torin langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Bokor, Desa Air Duren. Sekitar satu jam kemudian, usai dimandikan dan disholatkan, jenazahnya dimakamkan di TPU Dusun Bokor. (2nd/1)

Related posts