Pemuda Muhammadiyah Basel Ajak Masyarakat Hindari Politik Uang

  • Whatsapp
Ketua Pemuda Muhammadiyah Basel, Syahrullah

TOBOALI – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bangka Selatan (Basel), Syahrullah, S.Kom.I.,M.Pd menjelaskan tingginya biaya politik terkadang diakibatkan oleh sistem demokrasi di daerah ini yang masih menghadirkan budaya money politic atau politik uang.

“Karena politik butuh biaya tinggi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa peserta pemilu harus menyiapkan dana tak sedikit untuk maju menjadi kepala daerah, selain itu faktor sebagian masyarakat yang begitu apatis terhadap Pilkada Serentak 2020, sehingga dengan muda dipengaruhi oleh politik uang. Budaya seperti ini yang telah menjamur sehingga ongkos politik untuk menjadi kepala daerah sangat besar,”kata Syahrullah, Kamis (5/12/2019).

Baca Juga

Kata Syahrullah, selain mahar, politik uang juga menjadi hal yang selalu membayangi di setiap kontestasi politik dalam setiap perhelatan pilkada. Bahkan, politik uang sudah dianggap sebagai hal yang lumrah di dunia politik. Menurutnya, perlu dilakukan upaya bagaimana menekan angka politik uang dalam pilkada untuk mengurangi terjadinya sebuah kecurangan diakibatkan oleh uang.

“Bangka Selatan mencari pemimpin bukan untuk pesta buang uang, kita mencari pemimpin yang mencerminkan kepribadian Rasulullah SAW, kita mencari pemimpin yang membawa sebuah perubahan untuk negeri ini. Mari kita awali dengan niat tulus dan ikhlas untuk membangun negeri junjung besaoh dengan cara-cara yang Toyibah (baik) dan diridhai oleh Allah SWT agar terbentuknya negeri yang Thayyibatun wa Rabbun Ghafur (negeri yang subur dan makmur, adil dan aman),”katanya. (raw)

Related posts