Pemprov tak Pernah Absen Support Pariwisata Babar

  • Whatsapp

Bupati Bangka Barat: Kami Merasa Terhormat
Perang Ketupat Disaksikan Ribuan Pengunjung

TEMPILANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Babel, Rivai mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, tak pernah absen untuk mensupport Pariwisata di Kabupaten Bangka Barat (Babar).

Hal itu diungkapkan Rivai saat menyampaikan sambutan Gubernur Erzaldi, dalam acara Pembukaan menghadiri Pesta Adat Perang Ketupat dan Sedekah Ruwah di Pantai Pasir Kuning, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (28/04/2019) pagi.

Rivai menyebutkan, dalam beberapa perkembangan terakhir, dan satu – satunya rencana induk dan detail, Pemprov menjadikan Bangka Barat sebagai heritage, yang merupakan rangkaian kekuataan budaya Babel.

Untuk hal itu, dikatakan Rivai, rangkaiannya, salah satunya adalah mengundang 46 mahasiswa untuk melihat langsung nuansa Bangka Barat.

“Kali ini, sudah di angka 77 kali Pesta Adat diselenggarakan, dan itu tanpa putus. Kami (Pemprov Babel) akan menjadikan Pesta Adat Perang Ketupat ini, sebagai salah satu Seni Nasional Indonesia, dan ini hanya ada di Tempilang, karena Budaya ini bermanfaat, apalagi digandengkan dengan Ruwahan yang baik bernuansa Sosial Silaturahmi,” jelasnya.

Bupati Bangka Barat, Marcus mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Babel yang telah memberikan banyak kontribusi perihal apapun, terutama persiapan dari kegiatan Pesta Adat Perang Ketupat ini.

“Kami merasa terhormat dengan menjadikan pantai kami ini sebagai agenda tahunan Provinsi. Tentunya kami juga berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan suguhan, jamuan yang terbaik,” ucap Markus.

Sementara itu, Pesta Adat Perang Ketupat dan Ruwahan ini, diisi dengan pertunjukkan Seni Tari Daerah setempat, dan Perang Ketupat, yang disaksikan ribuan pengunjung dari berbagai pelosok daerah di Babel dan luar Babel.

Sebelum pelaksanaan Pesta Adat Perang Ketupat, kegiatan diawali dengan Ruawahan bersama yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

Kegiatan Adat tahunan ini, juga dihadiri unsur Forkopimda Bangka Barat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan elemen terkait lainnya.(rell/3).

Related posts