Pemprov Sampaikan Perkembangan dan Penanganan Covid-19 ke Ketua DPRD Babel

  • Whatsapp
Wagub bersama unsur Forkopimda saat rapat bersama Ketua DPRD Babel.(foto: saktio).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menyampaikan kondisi terkini terkait penanganan Covid-19 kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Tindak Lanjut Anggaran Percepatan Penanggulangan Covid-19, di Ruang Rapat Banmus DPRD Babel, Jumat (3/5/2020).

Read More

Rapat ini sebagai bentuk keseriusan Pemprov dalam menghadapi Covid-19. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya bersama Wakil Ketua Muhammad Amin dan Amri Cahyadi, Forkopimda Babel, kepala perangkat daerah di lingkup Pemprov Babel, serta Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa.

Selain mendengarkan laporan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, drg. Mulyono dalam rapat ini juga menguraikan permasalahan dan kesiapan yang harus dilaksanakan dalam upaya penanganan Covid-19.

Ketua DPRD Didit Srigusjaya menyampaikan, pihaknya sengaja mengundang Wakil Gubernur Babel, Forkopimda Babel, dan para peserta rapat, selain untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan penanganan Covid-19 di Babel, juga untuk menindaklanjuti beberapa kebijakan yang diambil Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.

Selain penanganan Covid-19 khususnya terhadap penanganan pasien yang dinyatakan positif, penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Babel untuk pembelian alat kesehatan, Alat Pelindung Diri (APD), dan rencana kebijakan subsidi masyarakat yang dikategorikan ODP dan PDP, serta kebijakan subsidi bagi masyarakat kurang mampu dan para pekerja yang di PHK atau dirumahkan, dan penambahan insentif bagi petugas medis dan keamanan yang ada di pintu-pintu masuk Babel, hingga permasalahan adanya pelabuhan ilegal yang masih beroperasi, dibahas dalam rapat ini.

Terkait kebijakan Gubernur Erzaldi Rosman tentang rencana bantuan masyarakat tidak mampu dan masyarakat terdampak PHK karena Covid-19 ini, pihaknya meminta agar Pemkot dan Pemkab juga menganggarkan anggaran yang sama untuk itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Abdul Fatah menyampaikan berbagai permasalahan dalam upaya penanganan Covid-19 di Babel diuraikan satu persatu dalam rapat juga kesiapan yang harus dipersiapkan ke depan, khususnya anggaran.

Terkait kebijakan Pemprov Babel tentang bantuan subsidi bagi paramedis dan petugas keamanan yang selama ini sangat membantu penanganan Covid-19 di Babel dan bagi masyarakat kurang mampu serta para pekerja yang dirumahkan karena dampak Covid-19 ini, Wagub Abdul Fatah menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mendata masyarakat tersebut “By Name By Address”. Bantuan dari pemerintah pusat maupun pemda akan disiapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

Wagub Abdul Fatah juga menyampaikan terkait kebijakan satu hari satu kali jadwal penerbangan di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang di Pulau Bangka dan Bandara HAS Hanan Djoeddin Tanjungpandan, di Belitung yang akan berakhir pada tanggal 6 April ini akan diperpanjang dari tanggal 7 hingga 21 April 2020.

Sesuai dengan laporan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, drg. Mulyono, saat ini di Babel ada 665 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 31 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 2 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19. Seluruh Rumah Sakit yang ada di Bangka Belitung saat ini menjadi rujukan bagi pasien Covid-19.

Sebagai tindak lanjut rapat, Senin ini akan diadakan Rapat antara Pemprov Babel dengan pemkot dan pemkab se-Babel. (Lulus/Adv/3).

JustForex

Related posts