by

Pemprov Kembali Relokasi 75 Rumah Korban Banjir Gantung

-Belitong-81 views
Warga calon Penerima bantuan rumah relokasi dari Desa Selinsing dan Lenggang saat mengkuti Sosialsiasi. (foto: ist).

Rumah Bantuan Jangan Diperjualbelikan

GANTUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Bbael) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Babel, kembali akan merekonstruksi, merehabilitasi, dan merelokasi 75 unit rumah di Desa Selinsing dan Lenggang Kecamatan Gantung.

Bantuan rumah type 36 itu, diberikan bagi rumah korban pasca bencana banjir tahun 2017 lalu.

Sebanyak 40 unit rumah di Dusun Trans Merenate Desa Selinsing akan direlokasi atau dibangunkan yang baru lengkap bersama setifikatnya. Sedangkan 35 unit lainnya di Desa Lenggang hanya sekedar direhabilitasi atau diperbaiki, masuk program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Beltim, Mathur Noviansyah mengemukakan program Rekonstruksi, Rehabilitasi dan Relokasi Rumah Pasca Bencana tahun anggaran 2019 ini merupakan tahap II. Tahun 2018 lalu, sudah diserahkan 60 unit rumah program relokasi pasca bencana.

“Kalau yang di Trans Merante memang target awalnya program relokasinya 100 unit, yang sudah dibangun tahun lalu sebanyak 60 unit. Program ini, menyelesaikan yang sisanya, yakni 40 unit,” ungkap Mathur saat ditemui di kegiatan Sosialiasi kepada calon penerima bantuan di Gedung Pertemuan Kantor Desa Selinsing, Kamis (21/2/2019).

Untuk 35 unit rumah di Desa Lenggang, ditekankan Mathur bukan merupakan Program Relokasi, namun dimasukkan dalam program peningkatan peningkatan RTLH. Khusus di Desa Lenggang, calon penerima bantuan akan melakukan kesepakatan bersama dengan Dinas Perkim Provinisi Kepulauan Babel.

“Sebanyak 35 unit ini banyak yang belum memenuhi syarat, mengingat kondisinya tidak rusak total. Jadi hanya direhabilitasi, namun dilakukan berjenjang juga, tergantung dampak kerusakannya,” jelas Mathur.

Mathur mengatakan pekerjaan proyek bangunan akan segera dilaksanakan pada April 2019 mendatang. Saat ini Dinas Perkim Provinsi sedang melaksanakan tahap lelang pengerjaan proyek.

“Proyek ini dianggarkan dari APBD Pemrov Babel. Kita di Kabupaten hanya sebatas membantu memfasilitasi termasuk kegiatan sosialisasi hari ini,” kata Mathur.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltim, Burhanudin meminta agar calon penerima bantuan rumah pasca banjir khususnya program relokasi agar dapat menjaga dengan baik rumah yang akan diberikan. Rumah harus benar-benar ditinggali dan jangan sekali-sekali diperjual belikan.

“Jaga baik-baik, jangan dilepas apalagi sampai diperjual belikan. Sudah ada kasusnya, rumahnya dijual uangnya buat hal-hal yang tidak jelas,” beber Aan sapaan Wabup.

Aan meminta agar masyarakat dapat turut mengawasi pembangunan. Jika ditemukan ada masalah, ia meminta agar terlebih dulu menyelesaikannya dengan RT, Kepala Dusun atau pun Pemerintah Desa.

“Diomongkan dan didiskusikan dulu bersama dengan perangkat desa cari penyelesaian terbaik. Jangan bentar-bentar diekspos di media sosial, nanti malah nambah masalah,” pinta Aan.

Wabup juga berpesan saat nanti sudah jadi, masyarakat yang tinggal di permukiman dapat menjaga kebersihan dan estetika. Sehingga rumah dan kawasan pemukiman jadi tempat yang asri untuk ditinggali.

“Untuk pemilik rumah, kalau nanti sudah diserah-terimakan silahkan kalau mau ada penambahan mau bikin apa terserah. Masyarakatlah yang harus mikirkan bagaimana menatanya,” tukasnya. (yan/kmf/3)

Comment

BERITA TERBARU