Pemprov Buka 6 Formasi P3K

  • Whatsapp

Khusus Guru K-II

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) membuka enam formasi untuk guru melalui rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tahap I, dikhususkan untuk honorer katagori II (K-II) yang belum diangkat menjadi CPNS.
Namun, formasi yang dibuka untuk Babel hanya 6 formasi guru, sementara sisa pegawai honorer K-II di Pemprov Babel terdapat 42 orang dengan berbagai jabatan.
Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M. Erisco Nurahman, mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan ke BKN dan Kemenpan untuk formasi K-II dalam rekrutmen P3K tahap I ini, dan akan dibuka dalam waktu dekat.
“Kita diminta Kemenpan usul kebutuhan P3k 2019, kita usulkan, dan kemarin ada dua surat habg kita terima, yakni surat pengadaan P3K dan usulan formasi,” katanya, Kamis (7/2/2019).
Untuk tahap I ini, formasi yang dibuka khusus untuk honorer (K-II) adalah guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian. Untuk di Pemprov Babel, tidak ada K-II dengan jabatan tenaga medis dan penyuluh pertanian. Sehingga yang akan dibuka dalam waktu dekat adalah untuk formasi guru.
“Formasi guru ini ada enam, namanya sudah ada di data BKN, cuma mereka harus tetap mengikuti seleksi, karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi,” jelas Erisco.
Pemprov, lanjutnya, hanya mendata sesuai na jabatan dan penempatan dari enam guru yang nantinya dinyatakan lulus dalam rekrutmen P3K ini.
Bisa saja, dari enam formasi ini ada yang tidak memenuhi syarat, apabila tidak sesuai dengan syarat dan kualifikasi yang ditentukan.
“Data yang kami terima tahun 2014, data update di BKN nanti ada, sementara yang ada ini untuk murni jabatan guru, Pangkalpinang 2, Bangka 1, Babar 2, Belitung 1,” urainya.
Disinggung pembiayaan CPNS lulusan rekrutmen P3K, Erisco menyebutkan, memang pada surat yang diterima oleh BKPSDM, bahwa pembiayaan dibebankan kepada APBD masing-masing daerah.
“Untuk pembayaran gaji dan sebagainya, gaji memang disebutkan beban gaji dibebankan pada APBD,” imbuhnya.
Sementara itu, sisa tenaga honorer K-II Pemprov Babel, yang tidak diangkat menjadi cpns, tetap akan menjadi pegawai kontrak di Pemprov Babel.
Sedangkan untuk rekrutmen P3K tahap II, belum ada arahan atau instruksi dari Kemenpan-RB dan BKN. Sehingga pihaknya belum mempersiapkan rekrutmen tersebut. (nov/6)

Related posts