Pemprov Bangun Homestay, Pemilik Rumah Dibebankan Utang

  • Whatsapp

Kerjasama dengan Bank
Erzaldi Target 20 Ribu Homestay
Bupati/Walikota Diminta Data

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman merencanakan akan membangun homestay di setiap kabupaten/kota untuk menampung wisatawan yang tidak suka menginap di hotel maupun wilayah yang tak terjangkau hotel.

Untuk itu, ia meminta seluruh bupati dan walikota di Babel menetapkan desa mana yang mau di jadikan lokasi homestay. Pasalnya, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah melakukan MoU dengan Pemprov Babel terkait pembangunan 20 ribu unit homestay.

“Untuk penunjang pariwisata di kita, Kemenpar meminta bangun 20 ribu homestay dan kita minta bupati/walikota mendata desa mana yang akan diusulkan untuk dibangun homestay,” kata Erzaldi usai rapat pembahasan Perda Zonasi di Kantor Gubernur Babel, Senin (12/6/2017).

Daerah yang akan dibangun homestay menurut Erzaldi haruslah daerah yang ada destinasi wisatanya, seperti di Bangka Selatan. Ia mencontohkan di Kampung Penutuk ada objek wisata Batu Belimbing dan bagus dibangun homestay. Termasuk di Pulau Lepar dengan wisata lautnya, dan pulau-pulau kecil lainnya yang menyimpan surga wisata tersembunyi yang tak bisa dijangkau hotel.

“Di kita banyak, kampung yang ada destinasi wisatanya, nah daerah-daerah itulah di bangun homestay, Belitung kan sudah ada, saya rasa pasti tercapailah 20 ribu homestay itu,”ujarnya.
Pembangunan homestay ini, jelas mantan Bupati Bangka Tengah ini akan melibatkan pihak perbankan, dimana nanti pemerintah hanya memberikan uang muka pembangunan rumah. Sedangkan pemilik rumah harus menanggung kredit ke pihak bank.

“Pola pembiayaanya oleh bank, pemilik rumah yang pinjam ke bank, pemerintah akan bantu DP bangun rumahnya saja. Mudah, tidak susah, yang penting pemilik rumah hanya menyediakan satu kamar, lengkap kamar mandi dan peralatanya untuk home stay,” terang Erzaldi.

Keberadaan Homestay ini, menurut Erzaldi sebagai tempat menginap wisatawan kelas menengah kebawah, terlebih wisatawan yang menyukai gaya wisata backpacker. “Homestay ini sangat membantu, terutama bagi wisatwan kelas menangah kebawah,” tutup Erzaldi.(nov/10)

Related posts