by

Pemprov Babel Terbatas Aplikasi, Wagub Mimpi Punya 1001 Aplikasi

-Berita Kota-173 views

PANGKALPINANG- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah mengakui saat ini aplikasi yang ada di lingkungan Pemprov Babel masih mengalami keterbatasan.

Padahal, kata dia, untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi, diperlukan berbagai macam aplikasi yang diterapkan dalam menjalankan pemerintahan.

“Mimpi kita bisa memiliki 1001 aplikasi, untuk menyikapi kondisi yang akan datang, harus ada aplikasi sesuai tugas dan pelaksanaan,” kata Fatah, usai rapat pembahasan pengembangan infrastruktur jaringan, bersama Diskominfo Babel, Rabu (11/7/2018).

Dia menambahkan, saat ini antar-OPD juga belum terkoneksi lantaran persoalan keterbatasan infrastruktur komunikasi dan informasi. Fatah berharap kedepan terkoneksi secara maksimal.

“Nanti akan pertajam harus diterapkan masing-masing OPD, semua nantinya akan coba kita koneksikan kita pelajari dulu agar semua pegawai nanti dapat mengaplikasikan,” terangnya.

Selain itu, sambung Fatah, juga akan diterapkan koneksi antardaerah sehingga mudah dalam koordinasi pelaksanaan pembangunan. Tujuannya, untuk percepatan dan akurasi data dalam hal pelaporan kegiatan yang dilakukan.

“Saya katakan tadi disamping dengan sistem akan menjadi mudah menyusun APBD, perencanaan, penganggarannya, pelaksanaan dan evaluasi kalau dibangun dalam satu sistem e-planning dan tergabung jadi satu,” pintanya.

Kepala Dinas Kominfo Babel Sudarman menambahkan, sampai saat pelayanan diskominfo untuk OPD yang ada di Babel, sudah terkoneksi. Cuma, ungkapnya untuk mobile belum bisa dijalankan melalui sistem android.

“Kalau untuk android memang harus diubah ke sistem dan di-upgrade. Saat ini kita sudah terkoneksi e-planning dan e-budgeting hanya belum ngalir ke e-government, itu yang kita akan MoU dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Catatan Harian Kerja Pegawai (CHKP) saat ini sudah terkoneksi, hanya saja gubernur belum dapat memantau langsung CHKP tersebut, karena mesti di-upgrade.(nov/10)

Comment

BERITA TERBARU