Pemprov Babel Komitmen Berikan Kemudahan

  • Whatsapp

Proses Percepatan Pembangunan dan Pengembangan KEK

TANJUNG PANDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan dan Pengembangan (PPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang.

Pertemuan pada Selasa (22/10/2019) di Ruang Rapat UPTD Balai Pengembangan Pariwisata Wilayah Belitung itu, dibukan dan dipimpin oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman diwakili Pj. Sekda Babel, Yulizar.

Dalam sambutannya Yulizar mengatakan, Rakor ini sebagai tindak lanjut dari hasil reviu tata kelola atas Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Ekonomi Khusus oleh BPKP Perwakilan Provinsi Bbael dan penyusunan rencana aksi KEK Tanjung Kelayang Tahap II Tahun 2019, sehingga penting untuk dilakukan langkah strategis dalam pengembangan KEK Tanjung Kelayang.

Yulizar juga menyampaikan, Pemprov Babel berkomitmen untuk memberikan kemudahan-kemudahan untuk proses percepatan pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.

Dikesempatan sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel, Rivai mengatakan, dengan dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah baik Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten, hendaknya Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola (BUPP) KEK Tanjung Kelayang yang merupakan lembaga mandiri dalam Kawasan Ekonomi Khusus dapat memberikan kontribusi nyata dalam melakukan pembangunan khususnya yang berkaitan dengan standar service yang harus dilakukan oleh BUPP.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Babel, Farid Firman mengatakan, 5 aspek strategis yang penting untuk diperhatikan terkait pembangunan dan pengelolaan KEK Tanjung kelayang, yakni, rencana pendanaan, jaminan pemerintah, kebijakan pemenuhan komponen dalam negeri, penyediaan lahan, dan pembangunan fisik.

Ia merekomendasikan pula 5 alternatif solusi, yakni: Pertama, Menyelesaikan Peraturan Bupati tentang tata cara pemberian insentif dan kemudahan investasi sebagai salah satu terobosan strategis untuk menarik minat investor; Kedua, Mengoperasionalkan kantor pengelola; Ketiga, Menggali potensi daerah yang mendukung operasionalisasi KEK Tanjung Kelayang.

Keempat, sambung dia, Clearing House dengan pihak terkait; dan Kelima, pembangunan pendidikan vokasi bidang pariwisata.

PT. Belitung Pantai Intan sebagai BUPP KEK Tanjung Kelayang, menyambut baik Rakor ini sebagai salah satu upaya dalam melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan KEK.

Riski yang yang mewakili Kepala BUPP menjelaskan, BUPP sudah menyiapkan rencana 5 tahun pengembangan Kawasan beserta dengan berbagai target diantaranya target investasi, devisa, tenaga kerja, utilities, serta perkembangan infrastruktur dan dan fasilitas KEK Tanjung Kelayang.

Rakor tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara pemangku kepentingan dan BUPP KEK Tanjung Kelayang, yakni : Pertama, BUPP KEK Tanjung Kelayang membuat laporan perkembangan pembangunan dan pengelolaan tiap triwulan kepada Dewan Kawasan KEK dan dilanjutkan kepada Dewan Nasional KEK; Kedua, BUPP KEK Tanjung Kelayang akan menyampaikan review masterplan kepada Dewan Kawasan KEK pada akhir tahun 2019.

Ketiga, BUPP KEK Tanjung Kelayang segera berkoordinasi menyelesaikan Kantor BUPP pada akhir tahun 2019, membangun jaringan distribusi air dalam Kawasan, serta menyiapkan SDM dan sarana prasarana pendukung di Kantor BUPP; Keempat, Administrator KEK Tanjung Kelayang segera menyelesaikan Peraturan Bupati tentang Tata Cara Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.(Agus/3).

Related posts