by

Pemprov akan Komersilkan VIP Bandara, Gratis Khusus Gubernur dan Ketua DPRD

-NEWS-211 views

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menginginkan agar pengelolaan ruang Very Important Person (VIP) Bandara Depati Amir, Pangkalpinang dikelola pihak ketiga. Dengan demikian, dari layanan yang diberikan dari ruang VIP tersebut bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut dia, pembangunan VIP bandara memang diperlukan untuk melayani tamu-tamu khusus yang berkunjung ke Babel. Namun, lanjut Erzaldi, sarana dan fasilitas ruang VIP juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
“Kita berusaha melakukan efisensi. Memang bangunan ruang VIP bandara perlu dan suatu kebutuhan tapi pengelolaan ruang VIP tidak segampang dan semurah yang kita bayangkan,” kata Erzaldi kepada wartawan, akhir pekan lalu.
Jika VIP ini hanya dikhususkan untuk para pejabat, menurutnya tidak terlalu banyak terpakai atau digunakan, sehingga ada wacana untuk dikomersilkan sehingga pemprov juga mendapatkan keuntungan.
“Yang make enggak beberapa orang, ada pemikiran kita untuk jalan tengah, nanti kita bangun tahun ini, kalau sudah selesai akan kita lelang untuk dikelola pihak swasta dengan harapan swasta bisa mengelola dengan sistem berbayar,” tandasnya.
Pengelolaan oleh pihak ketiga nantinya, lanjut Erzaldi bisa diterapkan sistem bagi hasil dengan pemerintah daerah dan sistem tersebut, katanya sudah banyak diaplikasikan di daerah lain.
“Banyak daerah lain yang ruang VIP dikelola swasta, seperti di Jogja, dikelola oleh anak perusahaan Angkasa Pura I dan rata-rata enggak ada lagi (dikelola-red) oleh pemda, tetapi dikelola sesuai dengan aturan, memberikan pengelola aset daerah kepada pihak lain,” ulasnya.
Dalam pengelolaan ini, tentunya pihak ketiga tersebut, sambung dia, akan bekerjasama dengan Angkasa Pura II dan pihak keamanan serta lainnya dalam mengelola fasilitas dan layanan VIP ini.
Disinggung apakah ada nantinya ada pengecualian jika sudah dikenakan biaya untuk fasilitas VIP, Erzaldi menyebutkan bisa saja untuk pejabat tertentu diberikan pengecualian.
“Mungkin akan ada pengecualian, tergantung aturannya bagaimana, misalnya khusus gubernur dan ketua DPRD enggak bayar, yang jelas sesuai aturan dan tidak menyalahi,” jelasnya.
Mantan Bupati Bangka Tengah ini berharap, tahun ini terminal VIP Bandara Depati Amir sudah dapat dioperasionalkan dan bermanfaat bagi daerah. (nov/10)

Comment

BERITA TERBARU