by

Pemkot Kerja Sama dengan PSBG Ciung Wanara Bogor

-Berita Kota-183 views

Program Pelayanan Jarak Jauh

PANGKALPINANG – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ((Dinsos PPA) Kota Pangkalpinang bekerjasama dengan Panti Sosial Bina Grahita (PSBG) Ciung Wanara Bogor,
memberikan Program Pelayanan Jarak Jauh (PPJJ) tahun 2018 kepada penyandang disabilitas intelektual.

Kegiatan PPJJ ini sangat strategis dan merupakan wujud tanggung jawab semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, perguruan tinggi dan dunia usaha dalam upaya pemberdayaan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas sesuai UU No. 8 tahun 2016.

Peran dan keikutsertaan masyarakat dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam penanggulangan berbagai permasalahan penyandang disabilitas. Kompleksnya permasalahan tsb menuntut adanya penanganan yang komprehensif, terpadu, terarah & berkesinambungan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan OR Gedung Tudung Saji Kantor Walikota Pangkalpinang, Jum’at (16/3/2018) itu dibuka langsung oleh Pjs Walikota Asyraf Suryadin, didampingi oleh Kepala PSBG Ciung Wanara Sumiatun, Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang Fitriansyah, orangtua penerima manfaat serta para kader pendamping dan undangan lainnya.

Kepala PSBG Ciung Wanara Sumiatun mengatakan, sebelum program ini dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan bimbingan teknis atau pembekalan kepada para pendamping sosial atau kader pendamping tentang bagaimana menangani, membimbing dan berkomunikasi dengan penyandang disabilitas intelektual.

Selain itu diberikan bimbingan, bagaimana membangun lingkungan yang dapat mengakomodir kebutuhan disabilitas intelektual, untuk membangun persepsi positif dimasyarakat serta menghilangkan stigma negatif.

Katanya, PPJJ merupakan salah satu program untuk merespon keberagaman masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat secara dinamis dan melebarkan fungsi panti untuk lebih mendekatkan program kepada masyarakat setempat.

“Selain itu PPJJ juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut berperan bersama panti dalam memberikan penyadaran serta pemahaman kepada keluarga dan masyarakat sekitar akan keberadaan penyandang disabilitas intelektual,” kata Sumiatun.

Pjs Walikota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin mengatakan dirinya sangat menyambut baik atas pelaksanaan program PPJJ bagi penyandang disabilitas yang ada di Kota Pangkalpinang.

“Seperti yang diketahui saat ini, masih banyak penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan dan rehabilitasi, untuk itu saya menyambut baik dengan adanya kegiatan PPJJ yang dilaksanakan oleh dinsos PPPA ini,” ucapnya.

Menurutnya, para penyandang disabilitas memiliki hak dan peran yang sama dengan warga yang mempunyai fisik yang sempurna. “Penyandang disabilitas berhak untuk mendapatkan hak-hak tersebut tanpa membedakan suku, agama, maupun ras,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengucapkan selamat kepada orangtua yang anaknya telah terpilih mengikuti program ini, karena dari 154 orang penyandang disabilitas intelektual hanya 40 orang yang lewat seleksi untuk mengikuti program ini.

“Selamat kepada orang tua atas anaknya yang terpilih , ikutilah program ini dengan semangat, ini merupakan sebuah kesungguhan untuk memenuhi hak-hak anak kita,” imbuhnya.

Ia juga meminta peran dari para pendamping agar lebih maksimal dalam membina penderita disabilitas, karena ia menilai salah satu faktor keberhasilan dari program ini adalah peran pendamping disabilitas.

“Melalui program ini diharapkan anak-anak akan memiliki kemauan, kemampuan, kepercayaan dan harga diri yang tingggi sehingga dapat melaksanakan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat bergaul dan mengembangkan fungsi sosialnya dalam kehidupan di masyarakat,”katanya. (bum/10)

Comment

BERITA TERBARU