by

Pemkab Berupaya Jadikan UMKM Solusi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya meningkatkan kualitas 3.000 unit usaha mikro kecil menengah, agar menghasilkan produk yang berdaya saing di pasar global.

“Kita terus berupaya menjadikan UMKM sebagai solusi peningkatan perekonomian masyarakat daerah ini,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan UKM, Basu Priatna di Toboali, akhir pekan lalu.

Menurut dia, saat ini pertumbuhan UMKM di Bangka Selatan lumayan banyak, sampai akhir Agustus 2018 terdata 3.000 UMKM aktif di 17 sektor misalnya kerajinan, kuliner, pertanian, perkebunan, peternakan dan lainnya.

“Kita terus melakukan pemberdayaan pelaku UMKM dengan cara memberikan pelatihan hingga pemasaran melalui pameran, mengembangkan usahanya, memfasilitasi untuk melakukan peminjaman dana, baik itu melalui program dana kur dari perbankan maupun lewat CSR PT timah,” ujarnya.

Kepala Bidang UKM, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan UKam Bangka Selatan, Caroline mengatakan setiap tahunnya pelaku Ukm setiap didaerah itu terus mengalami peningkatan, karena masyarakat mulai berani membuka usaha baru dan melihat program Pemerintah Kabupaten yang terus mengembangkan UMKM.

“Memang jumlah pelaku UKM di Bangka Selatan setiap tahun meningkat, namun ada berbagai masalah yang dihadapi mereka untuk menjaga eksistensinya, salah satunya adalah ketersediaan SDM yang masih kurang, teknolgi yang terbatas dan cenderung manual saat produksi, ” terangnya.

Ia mengatakan pengetahuan para pelaku UKM di Bangka Selatan masih rendah, hingga pengelolaan masih dasar belum ada inovasi baru tentang makanan baru yang berbahan dasar ikan.

Oleh karena itu, rata-rata pelaku UKM hanya bisa mengolah ikan menjadi empek-empek, Kempelang, getas yang hampir semua daerah membuat itu dikarenakan pengetahuan dan inovasi dalam pengolahan ikan tersebut masih minim.

“Untuk mengatasi permasalahan yanh dihadapi sebaiknya para pelaku UKM bekerjasama dengan guna mencarikan solusi dan inovasi baru karena memang pelaku usaha tidak bisa bekerja sendiri,” pungkasnya.(ant/3).

Comment

BERITA TERBARU