by

Pemkab Beltim akan Kerjasama dengan Balai POM

-Belitong-137 views
Bupati Belitung Timur foto bersama Hermanto Kepala Balai POM Pangkalpinang usai melakukan audensi.(foto: dny).

MANGGAR – Banyaknya produk makanan dan obat-obatan yang beredar di Belitung Timur (Beltim) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini, memerlukan ada tim pengawasan untuk melakukan uji terhadap makanan dan bahan makanan termasuk obat-obatan tersebut.

“Selama ini, kendalanya apabila ada info produk makanan yang mengandung bahan berbahaya, kita sulit untuk lakukan uji laboratorium. Maka kita akan lakukan kerjasama dengan Balai POM sekaligus melakukan pembinaan bagi pelaku usaha,” kata Wakil Bupati Beltim Burhanudin Jumat (16/3/2018).

Sementara Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan, pengawasan obat dan makanan merupakan bagian terpenting dari upaya pembangunan kesehatan untuk melindungi masyarakat dari bahan berbahaya.

“Pemkab akan berupaya meningkatkan pengawasan makanan termasuk obat-obatan demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Kerjasama yang akan dilakukan dengan sinergis dalam pembinaan dan pengawasan obat dan makanan,” ujar Yuslih.

Yuslih menjelaskan, perkembangan produk makanan dan obat tidak dapat diprediksi. Untuk itu, perlu dilakukan pengawasan yang intens terhadap peredaran obat-obatan dan makanan khususnya yang masuk ke Kabupaten Beltim.

Hermanto selaku Kepala Balai POM Pangkalpinang usai melakukan audensi dengan Bupati dan Wabup Beltim mengatakan, pengawasan obat dan makanan merupakan suatu program yang terkait dengan banyak sektor, baik pemerintah maupun non pemerintah. untuk itu perlu dijalin suatu kerjasama, komunikasi, informasi dan edukasi yang baik.

Salah satu upaya yakni pihaknya akan melakukan edukasi kepada pelaku usaha agar produk olahannya berkualitas dan aman, sehingga mempunyai daya saing yang lebih baik.

“Kita akan lakukan kerjasama dengan Pemkab Beltim, antara lain melakukan bimbingan teknis dan pendampingan kepada pelaku usaha. Hal ini agar produk makanan seperti hasil olahan laut yakni krupuk, kretek dan lainnya bisa bertumbuh dan berkualitas. Tentunya kita akan berikan kemudahan terhadap biaya uji makanan, syarat salah satunya ada surat dari desa,” tukas Hermanto. (dny/3)

Comment

BERITA TERBARU