Pemkab Bateng Sikapi Masalah Tapal Batas

No comment 255 views

KOBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah menyikapi persoalan klaim tapal batas di kawasan C2 Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah.

“Kawasan Air Terjun C2 itu sudah jelas masuk wilayah Bangka Tengah dan itu diperkuat oleh Permendagri Tahun 2008,” ujar Bupati Ibnu Saleh saat dikonfirmasi Rakyat Pos, Jumat (9/2/2018).

Dikatakannya, menyikapi saling klaim tapal batas di kawasan Dusun C2 tersebut antara pihak Pemkab Bangka Selatan dan Pemkab Bangka Tengah.

“Dalam Permendagri itu sudah jelas sebagai sertifikat bahwa itu punya Bangka Tengah, jadi tidak perlu diperdebatkan lagi apalagi saling klaim karena legalitasnya sudah jelas,” ucapnya.

Pemkab Bangka Tengah akan memasang patok tapal batas permanen bahwa kawasan perbatasan itu masuk wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

“Terkait objek wisata Air Terjun Dusun C2 itu merupakan kawasan hutan maka nanti ke depan akan kita urus itu sertifikatnya sebagai aset wisata daerah,” terangnya.

Dipenghujung acara, masalah tapal batas di kawasan C2 itu tidak perlu diperdebatkan lagi karena sudah jelas masuk wilayah Kabupaten Bangka Tengah.
“Itu milik Bangka Tengah, tidak bisa dipungkiri itu karena sudah terbit Permendagri pada 2008 yang menyebutkan itu masuk wilayah Bangka Tengah,” tukasnya. (ran/3).

No Response

Leave a reply "Pemkab Bateng Sikapi Masalah Tapal Batas"