Pemkab Bateng Berikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

  • Whatsapp
Bupati Ibnu Saleh menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 75 warga Lubuk Besar di Gedung Serbaguna Kecamatan Lubuk Besar, Rabu (07/08/2019).(foto: tamimi).

LUBUK BESAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) kembali memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya kepada 75 warga Lubuk Besar, Bangka Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Lubuk Besar tersebut, dihadiri Bupati Ibnu Saleh, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan, Camat Lubuk Besar, perwakilan Bank BNI 46, dan perwakilan Kementrian PUPR Bangka Belitung.

“Sebanyak 75 orang yang mendapatkan BSPS itu tersebar di Desa Perlang 35 orang, Lubuk Besar 25 orang, dan Kulur Ilir 15 orang,” ujar Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh disela-sela menyerahkan bantuan itu, Rabu (07/08/2019).

Ia mengungkapkan, bantuan yang diberikan sebesar Rp17.500.000 terbagi dua bagian yakni sebesar Rp15.000.000 untuk bahan bangunan dan sebesar Rp2.500.000 untuk biaya tukang.

“Masyarakat yang mendapat bantuan ini bisa gotong-royong dalam membangun rumah secara bergiliran. Tolong menolong wajib antar sesama warga, sehingga kebersamaan dan kekompakan tetap terjaga. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan dalam membangun rumah tinggal,” tuturnya.

Bantuan Pupuk dan Kapur untuk Petani Lada

Selain itu, Pemkab Bateng juga memberikan bantuan pupuk dan kapur pertanian untuk 200 petani lada di Kantor Desa Lubuk Besar.

“Satu orang petani menerima dua karung pupuk dan dua karung kapur pertanian. Bantuan itu bersumber dari anggaran Desa Lubuk Besar sebesar 30 persen untuk pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Kapala Desa Lubuk Besar Mardianto, Rabu (07/08/2019).

Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh mengapresiasi program Desa Lubuk Besar untuk menciptakan ekonomi kerakyatan.

“Apresiasi untuk Pak Kades yang memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya petani lada. Bagi penyuluh harus diberikan lagi penghargaan mengingat beratnya tugas penyuluh dalam membina para petani lada, sehingga usahanya berhasil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada Bulan Agustus ini akan di bangun pabrik MA11 di Kecamatan Pangkalan Baru, dan kecamatan lainnya di Bangka Tengah.

“Bulan Agustus ini akan kita bangun pabrik MA 11 di Pangkalan Baru, dan tahun depan wacananya di beberapa kecamatan di Bangka Tengah. Semoga adanya pabrik ini bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan pupuk dan kebutuhan lainnya,” tukasnya. (ran/3).

Related posts