Pemkab Bateng akan Bangun Kampung Qur’an

  • Whatsapp
Bupati Bangka Tengah foto bersama peserta Penyuluhan Bahaya Narkoba di Kurau Barat, Jum’at (9/8/2019)..(foto: tamimi).

Ajak Masyarakat Perang Terhadap NAPZA

Koba – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Batang), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membangun Kampung Qur’an, sebagai upaya membina mental dan akhlak generasi muda.

“Pembangunan Kampung Quran ini mendorong masyarakat berprilaku baik sesuai norma agama dan kesusilaan,” kata Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh saat membuka acara penyuluhan bahaya narkoba di Kurau Barat, Jum’at (9/8/2019).

Ia menjelaskan, Kampung Quran itu bagaimana masyarakatnya hidup dengan cara Islam dengan berpedoman kepada Alquran dan hadist.

“Ini juga bagian dari upaya mengarahkan masyarakat kepada kegiatan dan perilaku hidup yang positif, termasuk menghindari narkoba,” ujarnya.

Ibnu Saleh mengatakan, sebelumnya pemerintah daerah sudah menjalankan program magrib mengaji, sajadah fajar dan pembangunan rumah tahfiz.

“Itu dilakukan untuk membumikan Alquran dan benar-benar menjadi pedoman hidup untuk keselamatan dunia dan akhirat bagi umat manusia,” terangnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya menggalakkan pembangunan infrastruktur fisik tetapi juga pembangunan mental.

“Pembangunan mental juga bagian yang sangat penting dalam menjalankan program pembangunan daerah di berbagai bidang karena terkait dengan kualitas sumber daya manusia,” imbuhnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk perang terhadap Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) di wilayah itu.

Ia menyambut baik dan mengapresiasi atas gagasan dari Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo dan Karang Taruna Kawan Hekule untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

“Kegiatan penyuluhan NAPZA ini bagi pemuda Kurau Barat khususnya adalah memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk lebih berhati-hati terhadap bahaya yang diakibatkan dari penyalahgunaan narkoba yang menyebabkan hancurnya masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, karena narkoba berbahaya, merusak, maka jauhi narkoba agar apa yang diniatkan dan dicita-citakan akan terwujud.

“Saat ini program Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia dan membenahi karakter generasi bangsa sudah mulai terlaksana. Kita sudah memprogramkan magrib mengaji, rumah tahfiz dan lainya. Insya Allah kelak akan dibuat kampung qurani di Bangka Temgah. Ini salah satu upaya agar anak-anak melakukan kegiatan positif agar terhindar dari narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Narkoba Bangka Tengah Zaidan menambahkan, NAPZA secara umum adalah semua zat kimiawi yang jika dimasukkan ke dalam tubuh manusia, baik secara oral (diminum, dihisap, dihirup dan disedot) maupun disuntik, dapat mempengaruhi kejiwaan/ psikologis dan kesehatan seseorang, serta menimbulkan kecanduan atau ketergantungan.

Peserta Penyuluhan terdiri dari Karang Taruna Kawan Hekule, Mahasiswa UBB, Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat setempat. Hadir juga Kabag Humas dan Protokol, Kades Kurau Barat beserta perangkat, Ketua BPD, Ketua Karang Taruna, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat. (ant/ran/3).

Related posts