Pemkab Basel Gencar Kurangi Sampah Plastik

  • Whatsapp

Pertahankan Piala Adipura Tahun 2019

TOBOALI – Guna mempertahankan Piala Adipura tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) mulai mengurangi sampah plastik. Seperti di ruangan Bupati Basel hingga di beberapa OPD air minum yang disiapkan bagi tamu bukan lagi air kemasan melainkan disiapkan gelas serta teko.

Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan telah melayangkan surat ke sekolah – sekolah agar bertahap mengurangi sampah plastik. Demikian dikatakan Pj Sekda Basel Achmad Ansyori kepada Wartawan Senin (14/10/2019).

Di sisi lain, Pemkab Basel mulai menerapkan pengolahan sampah secara administrasi. Contohnya pengolahan sampah yang dilakukan di Kantor Camat Toboali bukan hanya secara fisik saja tetapi juga dilaporkan secara tertulis. Karena penilaian Piala Adipura tahun 2019 lebih banyak ke administrasi.

“Misalnya Kantor Camat Toboali pengolahan sampahnya bagaimana, berapa banyak sampah yang diolah menjadi kompos, pemilahan sampah plastiknya bagaimana ini secara rutin dilaporkan dan Kecamatan Toboali telah melakukannya sejak 3 bulan lalu,” terang Ansyori.

Menurutnya, Pemkab Basel harus selalu stand by di beberapa titik pantau Adipura di Toboali. Pasalnya penilaian Adipura tidak seperti tahun tahun sebelumnya yang telah menjadwalkan akan datang ke Basel.

“Mereka datangnya tiba-tiba dan kita harus siap dan yang tadi saya katakatan bahwa penilaian saat ini sudah masuk ke sifat administrasi juga, artinya fisik sampah sudah dianggap selalu bersih, artinya kita harus selalu siap,” ujarnya.

Di sisi lain, Ansyori mengatakan, dirinya optimis Bangka Selatan akan kembali meraih Piala Adipura tahun 2019 ini. Aksi bersih World Cleanup Day yang digelar di Basel dan terbesar se Bangka Belitung diharapkan menjadi nilai tambah bagi Bangka Selatan untuk meraih Adipura tahun 2019.

Meski begitu, Pj Sekda mengingatkan masyarakat Bangka Selatan untuk meningkatkan kesadarannya bagaimana mengelola sampah serta mengurangi sampah plastik. “Yang terpenting adalah kesadaran kita untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, bagaimana mengolah sampah, memilahnya menjadi kompos serta mengurangi sampah plastic,” tandas Ansyori. (raw/3)

Related posts