Pemkab Basel Berikan Keringanan Pokok PBB

  • Whatsapp
Tim pendapatan Bakuda Basel memasang sejumlah spanduk ajak masyarakat membayar PBB. Pemkab Basel menerbitkan Perbup pengurangan pokok PBB dan penghapusan sanksi denda.(foto: raw).

Tahun 2012 & 2013 Dikurangi 25%
Dibawah 2012 Dikurangi 50%
Denda 2013 ke bawah Dihapuskan

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) memberikan keringanan pokok dan penghapusan sanksi administrasi piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) pada tahun pajak sebelum dikelola Pemkab Basel.

Tahun 2012 sampai dengan 2013, biaya pokok PBB dikurangi sebesar 25%, sedangkan dibawah tahun 2012 biaya pokok dikurangi hingga 50%. Tak hanya pengurangan pokok saja, sanksi denda administrasi sejak tahun 2013 ke bawah juga dihapuskan.

Demikian dikatakan Kapala Badan Keuangan Daerah Basel Agus Pratomo melalui Kepala Bidang Pendapatan Yoko F Ratzumury kepada wartawan Senin (30/1/2017).

Menurut Yoko, PBB-P2 dikelola Pemkab Basel terhitung pada 2014 lalu, yang sebelumnya dikelola oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama.

Dikatakannya, piutang PBB tahun 2013 ke bawah mencapai Rp 2.775.353.239. Pada tahun 2016 lalu, telah dilakukan penagihan sekitar Rp1.228.215.939. Saat ini, petugas lapangan sudah turun memasang spanduk sosialiasi dan ajakan untuk membayar PBB yang masih terhutang.

“Nilai piutang PBB yang belum dibayar pada tahun 2013 ke bawah mencapai Rp2,7 miliar, saat itu memang masih dikelola pusat, Pemkab Basel mulai mengelola PBB pada tahun 2014, ini menjadi piutang kita, sehingga berdasarkan Peraturan Bupati No 35 tahun 2016 diberikan keringanan pokok dan penghapusan sanksi bagi wajib pajak yang menunggak PBB-nya. Perbup ini, berlaku sejak 2 Januari hingga 31 Desember mendatang. Piutang yang tersisa terus kita lakukan penagihan sekaligus mensosialisasikan ada pemotongan pokok pajak dan penghapusan sanksi,” jelas Yoko.

Untuk itu, ia mengajak seluruh warga Basel yang belum masih menunggak PBB untuk segera membayar, karena nilainya sudah dikurangi mulai dari 25% hingga 50%. “Kami mengajak wajib pajak yang masih menunggak untuk segera membayar PBB-nya, karena PBB yang dibayar akan kembali kepada rakyat sendiri untuk pembangunan Basel,” pungkasnya. (raw/3)

Related posts