Pemkab akan Terbitkan Larangan Operasi THM

  • Whatsapp

Sepanjang Bulan Puasa Ramadhan
Jam Kerja ASN 32,50 Jam Perminggu

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan akan menerbitkan larangan beroperasi bagi tempat Tempat Hiburan Malam (THM) di Bangka Selatan. Hal ini diungkapkan Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Sat Pol PP Kabupaten Bangka Selatan, Untung Sridadi, Selasa (7/5/2019).

Menurut Untung, rencananya Rabu (8/5/2019), Satpol PP akan melayangkan surat edaran terkait larangan beroperasinya THM sepanjang bulan ramadhan. Selain THM, edaran tersebut juga ditujukan kepada pelaku usaha rumah makan lainnya.

“Hari ini kami edarkan suratnya. Inti isi surat edaran itu THM dilarang beroperasi sepanjang bulan ramadhan. Selain itu nanti kami juga membuat edaran untuk pemilik rumah makan,” ujar Untung.

Selain itu, Pemkab Bangka Selatan, melalui BKPSDMD, juga mengeluarkan surat edaran perihal jam kerja di bulan suci Ramadhan. Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Agus Pratomo, mengatakan berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Republik Indonesia (RI) nomor 394 tahun 2019, jumlah jam kerja efektif selama bulan ramadhan berkurang menjadi 32,50 jam perminggu.

Pelaksanaan jam kerja pada Pemkab Bangka Selatan diatur dengan ketentuan sebagai berikut. Senin – Kamis ASN mulai masuk pukul 08.00 – 15.00 WIB. Sementara waktu istirahat pukul 12.00 – 12.30 WIB. Jumat ASN masuk mulai pukul 08.00-15.30 WIB. Sementara waktu istirahat 11.30-12.30 WIB.

“Sesuai surat edaran Menpan kemarin, selama bulan ramadan kalkulasi jam kerja ASN menjadi 32,50 jam perminggu dari 37 jam 30 menit. Jadi, ada pengurangan setengah sampai satu jam kurang lebih dari hari kerja pada umumnya,” ujar Agus.

Menurutnya, selain pemangkasan jam kerja, selama bulan Ramadhan kegiatan apel kerja (apel besar dan apel harian) dan olahraga (SKJ) ditiadakan dan dilaksanakan kembali sebagaimana biasa setelah bulan Ramadhan.

Selanjutnya, kata Untung, pelaksanaan absensi online (absensi face id) jam masuk dan pulang disesuaikan jam kerja bulan ramadhan dan absensi kedua dilaksanakan pada pukul 12.30 WIB. Bagi pegawai yang melaksanakan jam kerja dengan sistem shift atau piket agar dapat diatur lebih lanjut oleh pimpinan OPD masing-masing.

“Untuk menjalin kebersamaan, diharapkan kepada pegawai yang bukan beragama Islam atau non Muslim dapat menghargai atau menghormati umat Islam yang menjalankan Ibadah Puasa. Demikian disampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan,” tutupnya. (raw/3)

Related posts