Pemerintah Diminta Aspal Seluruh Jalan di Ardal Koba

  • Whatsapp
Salah satu jalan di Arung Dalam yang perlu pengaspalan untuk mendukung pembangunan diwilayah itu.(foto: muhammad tamimi).

Merupakan Pintu Masuk Kota Koba

KOBA – Belum diaspalnya sejumlah jalan alternatif di wilayah Kelurahan Arung Dalam dan Berok menjadi perhatian masyarakat setempat.

Sekitar 6 KM jalan yang belum diaspal itu dinilai kurang perhatian dari pemerintah daerah. Dengan adanya keinginan ini bisa menjadi dasar pihak terkait untuk diaspal.

“Sebanyak 6 KM jalan itu khususnya di Kelurahan Arung Dalam belum diaspal. Jalan ini terpecah di Jalan lingkar Arung Dalam II, Jalan alternatif menuju Barito, Pasar Modern Koba, jalan dilingkungan Kavling, dan jalan depan SMA 1 Koba,” ujar Palmulip, Warga Arung Dalam didampingi rekannya Sudarsono.

Katanya, kenapa disegerakan jalan tersebut karena merupakan pintu masuk Kota Koba. Jika tidak, maka lebih lambat pembangunannya dibandingkan desa.

“Jika memang tidak bisa diperjuangkan, kita siap untuk diturunkan status kelurahan menjadi desa,” ungkapnya.

Ia berharap kepada kawan-kawannya di legislatif Bangka Tengah mohon ditindaklanjuti dan menjadi perhatian khusus keinginan masyarakat Arung Dalam tersebut. Apalagi Arung Dalam ikut menyumbang PAD kepada pemerintah karena ada perusahaan kelapa sawit CV. Mutiara Alam Lestari (MAL).

“Kemudian kepada Lurah Ardal juga harus membantu perjuangan masyarakat ini agar ada pemerataan,” tukasnya. (ran/3).

Related posts