Pemdes Diminta Transparan Kelola DD & ADD

  • Whatsapp

Aparatur Desa Saling Koordinasi dengan BPD

TOBOALI – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPPPAPMD) Basel mengharapkan Pemerintah Desa se-Basel menjunjung tinggi azas transparansi dalam mengelola Dana Desa (DD) maupun Anggaran Dana Desa (ADD).

Demikian dikatakan Plt. DSPPPAPMD, Suprayitno kepada wartawan, Kamis (16/5/2019). Ia meminta perangkat desa untuk lebih bijak dalam penggunaan DD dan ADD, sehingga penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Kedepan perangkat desa dituntut dalam kualitas sumber daya manusianya, agar memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing,” kata Suprayitno.

Ia juga menekankan, perangkat desa untuk meningkatkan pembelajaran dalam sistem keuangan desa (siskeudes) agar berlaku tingkatkan aparatur desa sehingga mampu melayani keinginan masayarakat desa. “Penggunaan dana desa dan anggaran desa agar dilaksanakan secara transparansi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan kepada kades-kades yang telah mengikuti kegiatan bimtek yang diselenggarakan untuk kepentingan bersama agar dapat diikuti sebaik mungkin dan terfokus, agar terciptanya SDM yang mumupuni dalam pengelolaan DD dan ADD.

“Upaya ikuti bimtek dengan sungguh-sungguh, agar materi bisa di cerna dengan baik dan dapat di implementasikan dan optimalkan di lapangan yang sesuai aturan undang-undang berlaku,” ujarnya.

Terpisah, pengelolaan Dana Desa yang berasal dari APBN dan Anggaran Dana Desa asal dari APBD diharapkan dapat dioptimalkan sebaik mungkin dalam meningkatkan pembangunan dan infrastruktur desa itu.

Menurutnya, bekal yang didapat pada setiap bimtek oleh kades, perangkat desa maupun BPD dapat diimplementasikan dalam manajemen perkantoran, agar tercapai sistematis yang sesuai aturan berlaku.

“Mereka bisa segera implementasi ilmu yang didapat dan jadwal ulang sehingga perencanaan pelaksananya bisa sinkron,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan, dengan anggaran tersedia itu di setiap desa dapat dimaksimalkan sebaik mungkin. “Diharapkan mereka bisa memaksimalkan anggaran yang tersedia dan pertanggungjawabkan sesuai tepat waktu,” tandasnya.

Untuk itu, ia menghimbau aparatur desa dapat saling koordinasi dengan BPD dalam menentukan dan menyusun program pemerintah desa guna terciptanya kondisi yang baik.

“Imbauan kita untuk ciptakan koordinasi yang baik antara perangkat desa dan BPD dalam menyusun program dan menentukan skala prioritas di desa sehingga keinginan kita bisa tercipta kenyaman dan kesejahteraan di desa terwujud dan dirasakan manfaat masyarakat secara langsung,” pungkasnya. (raw/3)

Related posts