Pemda Bangka Kerjasama dengan Polman dan Kodim 0413 Bangka

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Dandim dan Direktur Polman Babel melakukan salam komando didampingi Sekda Bangka usai penandatanganan naskah kesepahaman, Rabu kemarin( foto/Eddo Richardo)

SUNGAILIAT- Bupati Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM menandatangani naskah kesepahaman dengan Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) dan Komando Distrik Militer (KODIM) 0413/Bangka, Rabu (8/2/2017) di ruang kerja Bupati Bangka, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka, Jl. A. Yani, Jalur Dua, Sungailiat.

Adapun kerjasama yang dilakukan Pemda Bangka dengan Polman Babel meliputi kerjasama bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengembangan dan pengabdian masyarakat di bidang kepolitekmanufakturan. Sedangkan, kerjasama dengan KODIM 0413/Bangka meliputi bidang pembangunan daerah.

Kerjasama yang ditandatangani langsung oleh Bupati Bangka, Direktur Polman Babel, Sugeng Ariyono, M.Eng,Ph.D, dan Komandan Kodim 0413/Bangka, Letkol Inf. Daniel SP. Lumban Raja yang akan berlangsung selama 3 tahun dan dievaluasi satu tahun sekali.

Bupati Bangka dalam sambutannya mengatakan, kerjasama dengan TNI adalah TMMD untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Mendobarat dikarenakan jalan dari Desa Rukam ke Petaling, truk bermuatan berat tidak diperbolehkan melewati jalan tersebut karena akan merusak jalan.

Untuk itulah, akan dibuat jalan baru dari Air Petaling sampai ke Payabenua untuk perlintasan truk bermuatan berat mengangkut ubi casesa dari Penagan yang sudah mempunyai kebun yang cukup luas ke Pabrik Tapioka terbesar se Indonesia di Puding Besar.

‘’Kerjasama dengan TNI ini juga akan melibatkan masyarakat yang sudah siap untuk membantu TNI,’’ungkap Bupati Bangka.

Bupati Bangka lagi, untuk Polman Babel, sesuai Peraturan Bupati Bangka No 13 a disebutkan bahwa untuk pemberdayaan pangan lokal masyarakat diharapkan mengkonsumsi pangan lokal seperti hari Senin makan jagung (SENJA), Selasa makan pisang (SELAPIS), Rabu makan Talas (RATA), Kamis makan Singkong (KASI), Jumát makan bijur (JUJUR), Sabtu makan Kemilin (SAMILI) sehingga masyarakat tidak banyak terkena penyakit dengan mengkonsumsi pangan lokal.

Kita mempunyai anggaran 40 miliar di Bank Sumsel Babel untuk pengembangan Usaha Kecil Menengah dimana perbankan, Polman bisa ikut serta dalam Bangka Expo pada bulan April 2017 dimana Polman bisa membuat alat untuk pengolahan keripik, pisang, sampah, bidang pertanian dan lainnya sehingga Polman bisa memberi kontribusi ke masyarakat.

‘’Kita tidak ingin perguruan tinggi seperti menara gading yang tidak memberi kontribusi karena di Pabrik tapioka juga tenaga kerja dari Polman dan juga PT GPL juga membutuhkan tenaga kerja yang mana pabrik pengolahan sawitnya sudah mempunyai teknolog dan menghasilkan 60 ton perjam. Di bidang perkebunan pertanian juga membutuhkan teknologi dalam pengembangannya,’’jelas Bupati Bangka.

Sementara itu, Dandim 0413/Bangka dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerjama dengan KODIM 0413/Bangka. TNI AD memang sudah mempunyai MoU sebanyak 24 buah dengan Kementerian/BUMN yang mana sesuai dengan UU 34 Tahun 2004 TNI mempunyai tugas membantu Pemda untuk percepatan pembangunan.

‘’Kita mengajak semua elemen saling bersinergi karena program-program TNI ada yang bersentuhan dengan Pemda, Polri dan pihak lainnya sehingga kalau dipadukan akan lebih baik. Mudah-mudahan keberadaan TNI AD bisa membantu Pemda dan masyarakat,’’ujar Dandim Bangka.

Selanjutnya, Direktur Polman Babel juga mengatakan dalam sambutannya bahwa permasalahan dalam Polman Babel adalah pengembangan SDM dan untuk itulah putra daerah bisa disekolahkan dan kerjasama ini bisa menjadi benang merah untuk penerapan teknologi dan peningkatan SDM.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perdagangan dan Perindustrian, Asep Setiawan mengungkapkan dinasnya berharap dengan adanya MoU dengan PolmanBabel ini terkait dengan mesin pencacah teh daun pelawan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas barang.

“Semoga dapat membantu petani dan pebisnis terutama bagi masyarakat kita sehingga para petani maupun pembuat teh lebih meningkat kualitas dan kuantitas, yang utama itu penghematan waktu dan efisien” kata Asep seusai penandatanganan MoU.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekda Bangka, H. Fery Insani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, M. Kamil Abubakar, Asisten Administrasi Umum, A. Mukhsin, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pertanian, Dinas Perumahan, Kabag Humas dan Protokol Setda Bangka, dan para tamu undangan lainnya. (Eddo Richardo/Humas Pemkab Bangka/snt/10)

 

Related posts