Pembuatan Paspor di Belitung Meningkat

  • Whatsapp

 

Dewanto Wisnu Raharjo – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan.

Pembuatan Paspor Molor Hingga 1 Minggu
Sistem di Ditjen Imigrasi Alami Gangguan

TANJUNGPANDAN – Pembuatan paspor di seluruh Indonesia sedang mengalami masalah. Ini lantaran sistem yang terjadi di Ditjen Imigrasi pusat sedang mengalami gangguan. Kondisi itu, berimbas ke Pulau Belitung. Akibatnya, pembuatan paspor yang seharusnya selesai tiga hari, kini bisa molor hingga satu minggu.

Namun, kondisi itu tak mempengaruhi warga Belitung untuk membuat paspor. Bahkan, pembuatan paspor di Belitung meningkat hingga 50 persen. Hal itu, disebabkan lantaran adanya penerbangan internasional Pesawat Air Asia dari Tanjungpandan – Kuala Lumpur.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan Dewanto Wisnu Raharjo mengatakan, kendala yang terjadi saat ini masalah sistem dari versi satu ke versi dua. Sehingga membutuhkan proses yang cukup lama.

“Seperti foto dan wawancara. Sehingga mengalami keterlambatan. Akibatnya banyak orang (pembuat paspor) yang mengeluh,” kata Wisnu, kepada Rakyat Pos, Senin (21/10/2019).

Dijelaskan Wisnu, dalam setiap hari ada sebanyak 30 hingga 50 orang yang membuat paspor. Sedangkan penerbangan internasional, lebih didominasi wisatawan mancanegara yang masuk ke Belitung.

“Selama dua pekan sejak adanya penerbangan ini, kita terus memantau perkembangan. Untuk keberangkatan kursi terisi hingga 80 orang. Sedangkan kedatangan lebih dari 100 orang,” jelasnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat yang belum memiliki paspor untuk tidak membeli tiket ke luar negeri terlebih dahulu. Usahakan membuat paspor terlebih dahulu, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Di Belitung pernah terjadi, ada orang hendak ke luar negeri. Namun, dia belum memiliki paspor. Pada saat tiga hari jelang keberangkatan dia membuat paspor. Nah, pas hari H paspornya belum jadi lantaran sistem itu. Akhirnya tiketnya hangus,” ungkap Wisnu. (dodi/3).

Related posts