Pembangunan TPA Regional di Bangka Tengah Terkendala Kesepakatan AntarDaerah

  • Whatsapp
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Tengah, Ali Imron

KOBA – Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional di Desa Jelutung, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) diatas lahan seluas 40 hektare masih terkendala kesepakatan dan komitmen bersama antardaerah.

“Kendalanya sekarang adalah persetujuan antardaerah yang akan memanfaatkan TPA itu,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Tengah, Ali Imron saat dikonfirmasi Rakyat Pos, Selasa (08/10/2019).

Ali menegaskan, seyogyanya penyediaan lahan untuk pembangunan TPA regional tidak menjadi masalah dan sudah disiapkan tata ruang wilayahnya.

“Diperkirakan TPA regional tersebut membutuhkan waktu lama untuk mewujudkannya lantaran masih banyak persyaratan lain yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, sampai saat ini masih menjadi diskusi cukup alot antar pemerintah daerah yang akan memanfaatkan TPA regional itu.

“Kami hanya menyediakan lahan, sementara kewenangan lainnya merupakan Pemprov Babel baik izin dan pembangunan fisiknya,” ucapnya.

Bangka Tengah, lanjutnya, sebagai lokasi berdirinya TPA regional tentu berbicara kompensasi yang akan diperoleh.

“Ini juga terkait kompensasi karena lahannya ada di Bangka Tengah, makanya belum tuntas dan masih menjadi pembicaraan alot,” tuturnya.

Ali menambahkan pembangunan TPA regional sudah direncanakan sejak 2010 namun sampai sekarang belum terwujud.

“Pada waktu itu belum mendapat respon yang baik, baru sekarang kembali dibicarakan dan direncanakan,” tandasnya. (ran)

Related posts