Pembangunan Jembatan Bahtera Dikaitkan dengan Kriminalitas, Erzaldi: Kan Ada Polisi

  • Whatsapp
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru dijadwalkan akan memaparkan rencana pembangunan jembatan Bangka-Sumatera (Bahtera) di Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (18/7/2019).

Erzaldi menerangkan, rencana pembangunan Jembatan Bahtera tersebut sudah melalui kajian, baik dari sisi sosial budaya dan juga analisa lingkungan. Bahkan, kata dia, saat ini pra studi kelayakan pembangunan jembatan masih terus dilakukan.

“Dari hasil Rakorgub se-Sumatera beberapa waktu lalu, disepakati kedua provinsi akan membentuk tim percepatan dan akan merumuskan kemudian menyampaikan rencana tersebut ke Menteri PU dan presiden,” kata Erzaldi kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).

Disinggung adanya pro dan kontra pembangunan jembatan tersebut, Erzaldi menilai sebagai suatu hal yang wajar. Namun, ia menegaskan adanya kekhawatiran soal kriminalitas bakal meningkat,   akan ada aparat kepolisian yang melakukan penanganan.

“Sekarang begini, kita harus tau dulu kita berkeinginan bangun jembatan ini karena kita ingin membangun ekonomi kita juga, kalau ada positif negatif kegiatan apapun ada,” tegas orang nomor satu di Provinsi Babel ini.

“Oke, yang menjadi ketakutan di kriminal meningkat, kan ada polisi, kalau takut ada kriminal ya artinya polisi ndak kerja, dak bisa bangun kalau takut, kalaupun negatif lebih besar tentu dak jadi dibangun,” tambahnya.

Tak hanya sekedar untuk membangun jembatan, ditambahkan Erzaldi, Pemprov Babel  juga ingin arus di bawah jembatan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.

“Tak semata hanya membangun jembatan, sekaligus membangun pusat tenaga listrik arus, jembatan bawahnya ada turbin kapasitasnya besar bisa 100 megawatt, ini baru rencana ya, jangan kalian begitu dengar rencana jangan besok mau ada, tidak bisa seperti itu,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts