Pemanfaatan Pembelajaran Daring di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

  • Whatsapp
Penulis: Agus Herdian, S.Kom
Guru Kompetensi Keahlian Multimedia SMKN 1 Parittiga Babar, Babel

Terbatasnya waktu pembelajaran tatap muka di masa era adaptasi baru pandemi Covid-19 ini, membuat peserta didik tidak sepenuhnya memperoleh bahan ajar dan aktivitas lainnya yang disampaikan oleh setiap guru. Untuk tetap melayani siswa memperoleh media dan bahan  ajar yang baik, SMKN 1 Parittiga khususnya Kompetensi Keahlian Multimedia, menyelenggarakan pembelajaran secara daring menggunakan e-learning kelasmultimedia.my.id yang merupakan sebuah bentuk pembelajaran yang dapat dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 ini. Kefleksibilitasan kelasmultimedia.my.id yang dirancang seorang guru jurusan multimedia ini, membuat setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang sama seperti belajar dengan sistem tatap muka. Sebagaimana Yazdi (2012), mengungkapkan, e-learning merupakan bentuk pembelajaran jarak jauh menggunakan media internet dan rangkaian elektronik LAN dan WAN untuk menyampaikan isi pembelajaran. Pengakses pembelajaran ini dapat memperoleh kebutuhan atas bahan belajar sesuai yang ia butuhkan.

Penggunaaan e-learning kelasmultimedia.my.id memberikan alternatif pengelolaan pembelajaran lebih baik karena materi ajar yang disampaikan oleh guru multimedia bisa didokumentasikan dan mudah dalam hal pengaksesan melaui ponsel siswa.  Sebagai pelengkap  media pembelajaran, kelasmultimedia.my.id diharapkan dapat memberikan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang disampaikan guru di dalam kelas. Sebelum adanya e-learning kelasmultimedia.my.id, SMK Negeri 1 Parittiga telah melaksanakan pembelajaran daring dengan memberikan materi pembelajaran menggunakan whatsapp group, youtube dan google classroom. Namun pelaksanaan pembelajaran tersebut perlu dievaluasi menggunakan sistem basis data untuk mendapatkan peningkatan kualitas pembelajaran. Hal itulah yang mendasari kajian pada pemanfaatan dan efektivitas penggunaan web e-learning kelasmultimedia.my.id terhadap pembelajaran siswa kompetensi keahlian multimedia serta pengaruhnya terhadap keingintahuan siswa terhadap materi pembelajaran tersebut. Sekaligus dapat mengidentifikasi kualitas pembelajaran dalam penyampaian materi melalui e-learning.

Sejalan dengan pandangan di atas, secara sistem dan isi (contents), konsep e-learning sebagai kegiatan belajar berbasis pada perangkat elektronik, berpengaruh pada proses transformasi pendidikan konvensional ke bentuk digital. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan oleh siswa melalui handphone, memungkinkan pembelajaran tetap berlangsung meskipun tidak secara tatap muka. Sebagaimana dikatakan Ibrahim dan Suardiman (2014), penggunaan media daring atau media berbasis multimedia dapat membuat peserta didik memahami materi belajar dengan baik. Perancangan web e-learning kelasmultimedia.my.id ini, menyesuaikan dengan kompetensi dasar seorang pendidik, yaitu memperhatikan kaidah-kaidah pedagogis dalam merancang desain instruksional, materi ajar yang kekinian melalui penguasaan teknologi internet dan isi web yang sesuai dengan materi ajar jurusan Multimedia SMK.

Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 39 responden yang terdiri dari peserta didik kelas XI dan XII Multimedia, menggambarkan sebanyak 91,7 persen peserta didik mengakses web e-learning kelasmultimedia.my.id, dan sebanyak 94,4 persen menyatakan web ini berguna sebagai alternatif pengganti pelajaran tatap muka. Sementara itu, sebanyak 92 persen menyatakan mengikuti pelajaran dari  kelasmultimedia.my.id. Peserta didik yang megakses web e-learning kelasmultimedia.my.id menilai materi pembelajaran jurusan multimedia yang disampaikan mudah untuk diterima. Kendati demikian, sebanyak 5 persen  peserta didik menilai penggunaan media daring ini terkendala pada koneksi jaringan dan  46 persen  responden  menyatakan terkendala keterbatasan kuota internet.

Baca Lainnya

Dengan adanya kelasmultimedia.my.id, setiap guru produktif multimedia SMK Negeri 1 Parittiga dapat mengelola bahan ajar mulai dari teknik penyampaian hingga pada penilaian. Seorang siswa yang berhalangan hadir saat pembelajaran tatap muka, tetap dapat mengakses materi belajar dan mengerjakan tugas melalui kegiatan pembelajaran daring ini. Setiap guru produktif  multimedia SMK Negeri 1 Parittiga harus berusaha membuat materi ajar yang dapat menjembatani keinginan peserta didik atas materi pada sumber belajar tersebut. Untuk mengefektifkan pembelajaran, seorang guru harus mendayagunakan secara profesional setiap sumber belajar seoptimal mungkin. Seperti pemanfaatan pembelajaran secara daring di masa adaptasi kebiasaan baru saat ini.(***).

Related posts