Pemain Kodok-kodok Lari Kocar Kacir

  • Whatsapp
Foto ilustrasi

PANGKALPINANG – Tim 2 Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil menangkap tersangka dalam dugaan tindak pidana perjudian jenis kodok-kodok/dadu guncang, Sefu di belakang salah satu rumah warga di Jalan Kenangan Kelurahan Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Selasa (25/22020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan terhadap terduga bandar kodok-kodok Belinyu ini yang dipimpin oleh Aipda Hebran Noviar. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Babel, Kombes Pol Budi Hermawan melalui Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Wahyudi mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan penyelidikan tindak pidana perjudian jenis kodok-kodok di kawasan ini sejak Selasa siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Read More

“Permainan judi tersebut dilakukan setiap hari dan sering dimulai pada pukul 21.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari. Kami melihat para pemain judi kodok-kodok sudah ramai langsung melakukan penggerebekan dan menangkap satu orang diduga bandar judi kodok-kodok,” urai Wahyudi kepada rakyatpos.com, Rabu malam (26/2/2020).

Namun sayangnya dari hasil penggerebekan ini, polisi tidak berhasil menangkap pemain lantaran lebih dulu lari kocar kacir.

“Iya, saat digerebek anggota, pada berhamburan orang di sana. Tapi, saksi ada beberapa orang yang nonton kita jadikan saksi,” ungkapnya.

Di lokasi tempat perjudian kodok-kodok, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah piring, 1 buah mangkuk, 3 buah dadu bergambar labu, udang, ikan, kodok, roda dan ketam.

Selain itu, 1 lembar karpet lapak judi bergambar labu, udang, ikan, kodok, roda dan ketam, 1 botol bedak tabur, 8 buah klip besi, 1 buah kotak dadu, 1 buah ember plastik kecil warna biru, uang tunai sebesar Rp 1.299.000,-.

“Uang yang kita amankan di TKP (tempat kejadian perkara-red) dengan rincian pecahan uang Rp 100.000,- sebanyak 4 lembar, pecahan uang Rp 50.000,- sebanyak 7 lembar, pecahan uang Rp Rp 20.000,- sebanyak 10 lembar, Pecahan uang Rp 10.000,- sebanyak 31 lembar, pecahan uang sebesar Rp 5.000,- sebanyak 3 lembar, pecahan uang sebesar Rp 2.000,- sebanyak 10 lembar dan pecahan uang sebesar Rp 1.000,- sebanyak 4 lembar,” ulas Wahyudi.

Lebih lanjut dia menambahkan, kini tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polda Babel untuk diproses sidik lebih lanjut.

“Bandarnya diduga Sefu, warga yang beralamat di Panji Pasir Kelurahan Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka,” tandas Wahyudi. (bis/6)

Related posts