Pelantikan Sesuai Mekanisme, Erzaldi Tidak Mau Tuntut Balik

  • Whatsapp
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. (Foto: dok)

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menanggapi tudingan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang merasa dipermalukan kemudian melaporkannya ke Polda Babel.

Dia merasa tidak mempermalukan ASN dan menegaskan bahwa pelantikan dan mutasi yang dilakukan terhadap pejabat eselon III dan IV itu sudah sesuai mekanisme.

“Saya tidak mau berkomentar banyak. Tanya ada nggak sanksinya kalau saya menyudutkan mereka,” kata Erzaldi kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Rabu (7/8/2019).

Disinggung laporan ASN tersebut ke Polda Babel, dia mengaku tidak akan menuntut balik atau melakukan upaya hukum lainnya.

“Kalau mereka menuntut gubernur, apa kata-kata saya yang menyudutkan menyinggung mereka, itu penjelasan gubernur kok,” ujar Erzaldi.

Disinggung sejumlah ASN yang nonjob yang barisannya dipisahkan, dia menampik ada perlakuan yang membeda-bedakan.

“Tidak membedakan, hanya saja memang ada barisan yang ada di sebelah kiri dan kanan, tetapi bukan untuk membedakan, hanya berbaris seperti biasa saja,” katanya.

Ditambahkannya, banyak ASN tidak mau lulus sertifikasi pengadaan barang dan jasa karena bayangan penegakan hukum yang akan terjadi. Dampaknya penyerapan anggaran rendah serta melemahkan sektor ril.

Maka dari itu salah satu poin pertimbangan syarat pelantikan pejabat eselon III dan IV harus sertifikasi pengadaan barang dan jasa.

“Pengadaan barang dan jasa rutin dilakukan agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (nov/6)

Related posts