by

Pelantikan Bupati Bangka Terpilih Belum Jelas

Surtam A Amin

Pemkab Sudah Gelar Rapat Persiapan
Dewan Berharap Bulan Ini Dilantik

SUNGAILIAT – Masa jabatan Tarmizi Saat- Rustamsyah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka periode 2013-2018 akan berakhir pada tanggal 25 September 2018. Namun, hingga Sabtu (15/9/2018) kapan bakal dilaksanakannya pelantikan Mulkan-Syahbudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bangka periode 2018-2022 belum dapat dipastikan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber daya Manusia Daerah (BKPSMD) Kabupaten Bangka, H. Surtam A. Amin mengakui mengatakan belum tahu kapan Bupati-Wakil Bupati Bangka terpilih akan dilantik. Namun, pihaknya sudah melakukan rapat persiapan terkait acara tersebut.

“Kita sudah melakukan rapat persiapan serah terima jabatan bupati yang akan dilaksanakan di DPRD Bangka. Sampai hari ini belum jelas waktu pelantikan kapan. Cuma kita perlu mempersiapkan diri siapa tahu sewaktu-waktu ada pelantikan,” ujar Surtam, Sabtu (15/9/2018).

Menurut dia, pelantikan bupati akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Bangka Belitung (Babel) karena yang melantik adalah gubernur. “Yang kita bahas serah terima jabatan, penyampaian visi dan misi bupati terpilih di gedung DPRD Bangka,” imbuhnya.

Surtam menambahkan, jika bupati terpilih belum dilantik tapi masa jabatan bupati sudah habis maka akan ada Pj bupati yang akan ditunjuk Gubernur Babel.

“Jadi serah terima itu antara Pj bupati dengan bupati yang baru. Akan diserahkan memori masa jabatan selama lima tahun bupati lama yang dibukukan. Di memori itu banyak program yang telah dilaksanakan sehingga bupati baru punya informasi,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Rendra Basri selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka. Dia mengaku belum tahu secara resmi kapan pelantikan bupati terpilih dan serah terima jabatan dilaksanakan.

“Memang ada yang mengatakan di bulan September ini tetapi artinya keterangan resmi dari Departemen Dalam Negeri sampai hari ini kami belum mendapat tembusannya,” kata Rendra di ruang kerjanya, Sabtu (15/9/2018).

Namun ia berharap pelaksanaan pelantikan ini dapat sesuai dengan jadwal artinya ketika masa akhir jabatan bupati yang lama yang lama habis maka bupati baru segera dilantik karena kalau tidak Pemerintah Kabupaten Bangka ini akan mengalami kekosongan jabatan bupati.

“Bupati mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI, wakil bupati juga mencalonkan diri sebagai calon DPRD. Sekda kita dalam kondisi belum definitif. Kalau kosong lama kurang bagus dan memang dalam aturan pemerintah tidak boleh kekosongan jabatan dalam 1 jam pun. Jadi kita berharap pelantikan tidak panjang molornya,” bebernya.

Rendra berharap, pada September ini dapat dilaksanakan pelantikan bupati terpilih sehingga pelaksanaan roda pemerintahan Kabupaten Bangka dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat.

“Walaupun ada penunjukan plt bupati oleh gubernur tapi ada hal-hal yang tidak dapat dilakukan plt. Kalau definitif sudah dilantik artinya kebijakan-kebijakan dapat lebih mudah diputuskan,” pungkasnya.(snt/10)

Comment

BERITA TERBARU