by

Pelanggaran APK Paling Banyak di Kabupaten Bangka

Bawaslu Siap Gelar Penertiban

PANGKALPINANG -Bawaslu Provinsi Bangka Belitung (Babel) menemukan sebanyak 671 Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang melanggar aturan di masa kampanye.

“Yang kita temukan banyak sekali spanduk dan brosur yang terpasang dengan pencitraan, karena ada nomor urut dan simbol partai dan paling banyak ada di Kabupaten Bangka,” kata Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Andi Budi Yulianto, usai evaluasi koordinasi pengawasan tahapan kampanye Pemilu 2019 di Hotel Bangka City, Pangkalpinang, Senin (15/10/2018).

Untuk itu, Bawaslu sudah mengeluarkan imbauan kepada seluruh partai politik dan calon legislatif di setiap kabupaten dan kota dan provinsi begitu juga dengan caleg DPD dan DPR RI agar segera menertibkan spanduk dan balehonya.

“Apakah ini sudah dikoordinasikan atau belum dengan partai politik, kita kurang paham. Tapi yang jelas kalaupun nanti alat peraga itu tetap dalam kondisi terpasang dan memenuhi unsur citra diri. Apakah mau dikategorikan APK tambahan kalau oke itu bagian dari APK, silahkan saja. Tapi kalau tidak, ya akan ditertibkan,” tutur Andi.

Dia melanjutkan, jika para caleg dan parpol tidak mau melakukan penertiban, spaduk atau baleho yang ada nomor urut atau simbol tersebut dapat ditutupi. “Bisa disiasati jika tidak mau menertibkannya, dengan cara menutupi salah satu apakah itu simbol atau nomor urut,” ujarnya.

Andi menerangkan, unsur citra diri salah satunya mengandung nomor urut parpol dan juga logo parpol itu sendiri. “Kami tidak mengenal namanya caleg yang kami kenal peserta Pemilu dalam hal ini parpol karena caleg itu bagian dari parpol dan anggota DPD. Jika para caleg dan parpol tidak melakukan penertiban, atau menyiasati dengan cara yang kita ajukan, maka kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban,” ujarnya. (ron/10)

Comment

BERITA TERBARU