Pelaku Pembunuh Amen Minta Maaf dan Menangis

  • Whatsapp

Yolan Sempat Gabung Gank Motor

PANGKALPINANG – Polres Pangkalpinang bersama Polsek Bukit Intan menggelar konferensi pers, terkait pengungkapan kasus pembunuhan Ngiap Muk Men alias Amen, Senin (21/10/2019)

Ya, sang pelaku Yolan Saputra (19) yang diciduk anggota Buser Polsek Bukit Intan di Cimanggis Depok setelah tujuh bulan buron, ternyata memiliki jejak kriminal hingga gabung gang motor.

Dalam kesempatan relase tersebut, pelaku Yolan Putra terlihat menangis saat meminta maaf kepada keluarga almarhum Amen.

“Saya mohon maaf, saya menyesal telah membunuh Amen, mohon maafkan saya,” kata Yolan Saputra dengan wajah tertunduk lesu.

” Jejal kriminal pelaku di Cimanggis diketahui pernah terlibat pembacokan tapi berujung perdamaian. Pelaku juga sempat mencuri uang orang tua angkatnya selama persembunyian,” tambah Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra.

Sementara itu masih ditempat yang sama Kabag ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, kepada awak media mengatakan bahwa pelaku langsung melarikan diri pada saat melakukan pembunuhan.

“Langsung melarikan ke Depok, karena panik dan merasa takut sebelumnya pelaku juga sembunyi di hutan,” singkat Jadiman Sihotang

Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan lantaran pelaku dalam pengaruh minuman keras dan merasa tersinggung saat di tagih hutang oleh korban.

“Pada saat saya ke warung korban menagih hutang minuman, lantaran emosi karena pengaruh minuman keras saya langsung menusuk bagian bahu belakang, lengan kanan belakang serta kepala bagian belakang korban dipukul menggunakan botol,” terang Jadiman Sihotang.

Pelaku dijerat pihak penyidik Polsek Bukit Intan dengan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Dalam relase tersebut juga turut diperlihatkan barang bukti sebilah pisau dapur yang digunakan pelaku untuk menghabisi Amen.(das/7)

Related posts