Pedagang Ikan Meninggal Covid, Camat Imbau Warga Jangan Panik, Ini Bukan Aib

  • Whatsapp
Camat Bukit Intan, Yansyah Tri D.P. (Foto: Bambang Irawan)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG -Camat Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yansyah Tri D.P mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk tetap tenang, waspada dan tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan dari pemerintah.

Hal itu disampaikan Yansyah terkait dengan meninggalnya pedagang ikan yang terkonfirmasi menderita Covid-19 dan sakit bawaan, almarhumah S, salah satu warganya kemarin sore. Ia menegaskan, meninggalnya almarhumah bukan aib untuk keluarga dan warga sekitar.

“Tetap patuhi aturan protokol seperti cuci tangan pakai sabun atau hand sinitizer. Dengan adanya kejadian ini, kita jangan panik, yang penting kita harus menjalankan protokol kesehatan dan ini juga bukan semacam aib bagi kita,” ujar Yansyah saat ditemui rakyatpos.com, disela-sela peresmian Pos Kamling dan Kampung Tegep Mandiri di Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Selasa (16/6/2020).

Malahan, menurutnya, meninggal dan penyakit yang diderita salah seorang warganya merupakan musibah yang tak perlu ditakuti dan setiap orang akan mengalami hal ini.

Baca Lainnya

“Jangan dianggap aib, ini merupakan musibah. Jadi, kita sama-sama untuk menghadapi ini, yang namanya ada rasa takut, saya pikir itu wajar saja,” imbuh Camat.

Kendati demikian, Yansyah yang pernah menjabat Camat Gabek ini mengajak warganya untuk selalu menjaga kebersihan.

“Waspada wajar saja karena penyakit ini tidak terlihat. Cuma, kita harus jaga kebersihan terutama di daerah-daerah yang dekat dengan Gang Sinar (alamat S-red),” pesannya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penyemprotan, rapid tes dan hari ini dilaksanakan penyemprotan di lapak-lapak pedagang oleh pihak kelurahan setempat.

“Penyakit ini tidak terlihat, bukan hanya di kita tetapi seluruh dunia. Ini tetap akan kita pantau terus, kita tetap saling bekerja sama dengan puskesmas, juga dinas kesehatan,” tukasnya.

Lebih lanjut dia menyatakan bahwa untuk saat ini, kondisi masyarakat di sekitar wilayahnya, termasuk Pasar Air Itam tempat almahumah sering berjualan ikan sudah normal dan kondusif.

“Saya lihat biasa-biasa saja, memang agak sepi. Kita harapkan kedepannya sudah seperti biasa dan ekonomi tetap berjalan. Pokoknya, warga wajib pakai masker karena kalau sore di pasar itukan padat,” pungkas Yansyah. (bis)

Related posts