by

Pedagang Diminta tidak Jual Barang dengan Harga Tinggi

-Belitong-273 views

Pantau Pasar Tradisional Tanjungpandan

TANJUNGPANDAN – Pjs Bupati Belitung Sahirman Jumli mengatakan, semula telah melakukan rapat dengan sejumlah distributor terkait keperluan sembilan bahan pokok (sembako) dan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1439 hijriah. Rata-rata stok Sembako yang ada di Kabupaten Belitung mencukupi.

Namun, untuk tetap menjaga stabilitas harga, agar tidak mengalami lonjakan seperti tahun 2017 kemarin, pemerintah akan terus melakukan pemantauan secara langsung ke lapangan. Pedagang juga diminta untuk tidak berjualan kebutuhan pokok dengan harga yang terlalu tinggi.

“Wajar-wajar saja, jangan sampai seperti tahun kemarin mencapai Rp 170 ribu per kilogram. Meski daging itu untuk kebutuhan lebaran, dan tetap dibeli masyarakat, tapi kami minta berjualan dengan hati,” kata Sahirman kepada Rakyat Pos, Kamis (07/06/18).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung telah menetapkan harga daging sapi Rp 125.000,- per Kg, dan Kementerian Perdagangan Rp 105.000,- per Kg. Namun yang terjadi di Kabupaten Belitung daging tersebut dijual oleh pedagang seharga Rp 135.000,- per Kg.

“Ini sebetulnya harus dilihat lagi, nah modal sapi nya juga berbeda – beda, ada sapi madura, sapi limusin. Belum lagi cara mendapatkannya, pedagang berjualan segitu mereka punya alasan, mungkin jarak terlalu jauh dan dana operasional bertambah dalam mendapatkannya dan itu masih di tolelir di angka Rp 135 ribu, tapi jangan naik terlalu tinggi,” ujar Sahirman.

Apabila kedepan terjadi kenaikan dari angka Rp 135.000, kata Sahirman, maka mereka akan segera mengadakan rapat dengan para distributor. Tentunya arah rapat tersebut, buat memberikan peringatan kepada pedagang dan memberikan sanksi.

“Istilahnya jangan lagi mumpung, boleh mencari untung tapi harus memikirkan kondisi masyarakat, jangan terlalu memberatkan. Apalagi nanti ada keluhan dari konsumen, harga daging mahal itu tetap kami lakukan penindakan. Selama ini memang tidak ada keluhan dari konsumen, artinya tingkat kemampuan mereka membeli belum ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pjs Bupati Belitung Drs Sahirman Jumli, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Belitung, Kamis (7/6/2018) melakukan pemantauan harga sembilan bahan pokok (sembako).

Pemantauan tersebut dilakukan di pasar tradisional Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Kepala Kejaksanaan Negeri Tanjungpandan Sekti Angraini, Kabag Sumda Polres Belitung Kompol Feri hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Selain sembako, pejabat tersebut juga melakukan pemantauan terhadap harga ayam potong dan daging sapi di pasar tersebut.

“Sekarang ini masih stabil, dan harga tidak terlalu tinggi. Pembeli juga sekarang masih terbilang sepi,” kata Sahirman Jumli waktu itu. (dodi/3)

Comment

BERITA TERBARU