by

PDIP Pecat Walikota Pangkalpinang

-NEWS-242 views

DPD PDI Perjuangan Babel kembali ditinggalkan oleh salah satu kader sekaligus pengurusnya. Dia adalah Irwansyah yang menjabat sebagai Bendahara DPD PDIP namun mencalonkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Wagub Sumsel) melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra.
Walikota Pangkalpinang yang kini masuk menjadi anggota PKS itu, dinyatakan diberhentikan sebagai anggota partai dan kader PDIP. Kini jabatan bendahara DPD kosong setelah ditinggalkan Irwansyah.
Ketua, DPD PDIP Babel Didit Srigusjaya menegaskan, akan segera mengganti posisi Irwansyah. Tiga nama disiapkan untuk mengganti posisi kader yang dinilai sudah melanggar AD/ART partai berlambang moncong putih itu.

“Minggu ini kami akan rapat, akan kita sampaikan tiga nama untuk menggantikan posisi dia. Sekarang masih kita rahasiakan,” ungkap Didit kepada sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, Senin (15/1/2018).
Didit melanjutkan, Wawan akan tetap dipecat dari partai dan diganti sebagai pengurus DPD PDIP. Menurut dia, yang diyakini sebagai senior, sahabat dan saudara serta yang sudah mengorbitkan Irwansyah tidak dapat berbuat banyak dengan partai.

“Sebagai senior, sahabat, saudara, saya yang orbitkan dia. Tapi sebagai institusi partai tetap akan diganti. Akan kita sampaikan ke pengurus DPP, Rabu ini akan kita proses ke DPP,” imbuhnya.

Lebih jauh, Didit menyampaikan bahwa hingga saat ini Wawan sapaan Irwansyah belum menyampaikan surat pengunduran diri dari PDIP. Ia menyesalkan tindakan seperti itu. Sebab, dulu Wawan diterima dengan baik sebagai kader PDIP dan menggunakan partai ini untuk maju menjadi Walikota Pangkalpinang. Sehingga diharapkan menyampaikan dengan baik-baik pula ketika mengundurkan diri. Bukan malah hanya ada omongan secara lisan saja.

“Dia akan dinonaktifkan sebagai kader dan pengurus partai. Secara tertulis belum disampaikan ke kita (pengunduran dirinya), cuma lisan dia sampaikan ke saya. Mengundurkan atau tidak tetap kita proses, karena sudah melanggar konstitusi dan AD/ART partai,” tutupnya.
Sedangkan Wawan, ketika dikonfirmasi menjelaskan alasannya maju di Pilgub Sumatera Selatan (Sumsel) pada Pilkada 2018 mendampingi bakal calon Gubernur, Aswari Rivai yakni ingin menjadi jembatan bagi Provinsi Bangka Belitung (Babel) ke Provinsi Sumsel.
“Saya berjuang ke Sumatera Selatan dengan dorongan yang kuat untuk kemajuan Bangka Belitung sendiri. Saya ingin menjadi jembatan yang baik bagi Provinsi Babel, kepada provinsi induk kita Sumatera Selatan. Jadi saya mohon doa dari masyarakat Pulau Bangka dan Belitung,” ungkap Irwansyah di gedung DPRD Kota Pangkalpinang usai rapat paripurna, kemarin.
Irwansyah menilai dengan dukungan dari provinsi-provinsi tetangga, kemajuan Provinsi Bangka Belitung akan lebih baik dan cepat lagi. Selain itu alasan lainnya karena ingin mengabdikan diri kepada kedua orang tua.
“Saya ingin mengabdikan diri kepada kedua orang tua saya. Karena alhamdulillah Bapak Ibu saya masih ada, dan setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya,” tukas dia. (ron/bum/1)

Comment

BERITA TERBARU