Pasca Laka Tambang, Pemilik TI Diamankan

  • Whatsapp
ilustrasi
foto ilustrasi

PANGKALPINANG – Kepolisian Resor (Polres) Pangkalpinang melalui Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair), hingga kini masih berupaya untuk menyelidiki tewasnya penambang, diduga tertimpa stik TI Rajuk di Laut Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Demikian dikatakan oleh Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang ditemui di Mapolres Pangkalpinang, Jum’at (6/3/2020).

Read More

“Untuk pemiliknya, belum ditetapkan sebagai tersangka, tetapi sudah kita amankan. Kami masih meminta keterangan dari pemilik TI Rajuk ini dan saksi-saksi,” ulas Kompol Jadiman Sihotang.

Saat ini, ia mengungkapkan, pemilik TI Rajuk di Desa Batu Belubang ini telah diamankan di Mako Satpolair Polres Pangkalpinang. Begitu juga dengan barang bukti, kini telah diamankan.

“Ponton TI nya sudah kita amankan, juga stik rajuknya,” urai Sihotang.

Lebih jauh dia menuturkan, kecelakaan (laka) laut yang menyebabkan Fandi meninggal dunia dengan kondisi pecah kepala ini, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Dalam berita sebelumnya, aktivitas penambangan tambang inkonvensional (TI) pasir timah ilegal di perairan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk kesekian kalinya, kembali menelan korban jiwa.

Korban yang tewas ini, diduga tertimpa stik TI Rajuk di Laut Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Kali ini, Fandi (30) menjadi korban kecelakaan kerja TI Rajuk diduga milik warga Desa Batu Belubang, Jamaludin alias Acuk pada Rabu (4/3) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang membenarkan tewasnya penambang asal Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru ini.

“Pada saat itu, korban bersama teman-temannya sedang menambang di TI laut dan korban yang hendak turun dari kapal, tiba-tiba tertimpa stik yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian,” ungkap Kabag Ops kepada rakyatpos.com, Kamis (5/3/2020).

Korban, lanjutnya, pecah kepala akibat tertimpa stik Rajuk TI ini dan langsung di bawa ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

“Korban meninggal dunia karena lukanya di kepala,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pemilik TI Rajuk ini telah dibawa ke Polsek Pangkalan Baru, guna dimintai keterangan.

“Kejadian ini, kini ditangani oleh pihak Polair Polres Pangkalpinang,” tukas Sihotang. (bis/6)

Related posts