by

Pasca Banjir, Sekolah Diliburkan Tiga Hari

-Bangka-162 views
Bersihkan Kelas-Sejumlah siswa SDN 6 Deniang membersihkan kelas yang terendam banjir Minggu kemarin. Atas kejadian itu, sekolah diliburkan selama tiga hari. (foto/Zuesty)

Guru, Siswa dan Orangtua Gotong Royong Bersihkan Sekolah

RIAU SILIP – Pasca banjir yang merendam Sekolah Dasar (SD) Negeri 6 Desa Deniang Kecamatan Riau Silip, Minggu kemarin, sejumlah guru, siswa dan orangtua serta warga setempat bergotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk kedalam kelas, Senin pagi (30/1/2017).

Proses membersihkan sekolah ini juga dibantu Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Bangka, dengan menurunkan dua unit mobil dinas pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air.

Tak hanya itu, dari pantauan, tampak para siswa dan sejumlah guru pun memisahkan buku-buku di dalam ruang perpustakaan yang masih bisa digunakan. Namun terlihat hampir 90 persen, buku yang berada di dalam ruang perpustakaan tersebut rusak parah akibat terendam air.

Kepala SD Negeri 6 Desa Deniang, Helmi mengatakan, atas kejadian banjir tersebut, sejumlah barang-barang di sekolah pun mengalami kerusakan, termasuk bangunan sekolah. Pihaknya akan mengumpulkan barang-barang yang mengalami rusak parah, lantaran menurutnya barang tersebut merupakan barang inventaris sekolah.

“Kami berbenah benah mengeluarkan buku-buku yang sudha terendam, kami cek lagi buku yang mana yang masih baik dan rusak, soalnya buku ini kan inventaris, dan untuk kita laporkan ke dinas. Atas kejadian ini pihak sekolah pun terpaksa meliburkan sekolah hingga tiga hari kedepan,” kata Helmi.
Sementara itu Riki, salah satu siswa yang juga ikut membantu mebersihkan lumpur di dalam kelasnya mengatakan, dirinya bersama beberapa orang temannya ini datang ke sekolah sejak pukul 07.00 WIB, kedatangan dia ini pun turut ingin membantu para guru-guru membersihkan lumpur di sejumlah ruangan.

“Kita jam 7 pagi tadi pak kesini, ikut kerja bakti bersih-bersih kelas, halaman, kalau barang yang rusak cuma buku-buku yang banyak pak,” ungkap Riki. (2nd/10)

115 Korban Banjir Dapat Bantuan

SUNGAILIAT – Sebanyak 115 paket sembako didistribusikan langsung oleh Ketua HNSI Kabupaten Bangka, Ridwan, dari donatur kepada penerima, Senin siang (30/1/2017). Paket sembako tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban banjir yang sempat merendam rumah warga di empat titik di kawasan Kecamatan Sungailiat, Minggu (29/1/2017).

Ketua HNSI Bangka, Ridwan kepada wartawan di sela-sela pendistribusian paket sembako mengatakan 115 paket sembako tersebut masing – masing senilai Rp100 ribu yang diberikan langsung oleh donatur yakni 50 paket dari PT Timah, 25 paket dari PT Pulomas, 20 paket dari pPengusaha dan 20 paket dari Bambang Patijaya.

“Semuanya warga yang terkena banjir ada 115 KK yang berada di empat titik. RT 6 Lingkungan Nelayan 2, Belakang PPN, Parit Pekir dan Hakok,” ujar Ridwan.

Menurutnya untuk kali ini banjir memang tidak separah tahun lalu. Namun tetap saja atas kondisi cuaca kali ini ada warga yang terkena musibah sehingga HNSI bersama para perusahaan pertambangan dan pengusaha secara kolektif memberikan bantuan paket sembako tersebut.

“Kalau tahun lalu kita harus mendirikan dapur umum. Kalau tahun ini ada beberapa rumah yang terendam banjir jadi kita bersama perusahaan pertambangan dan pengusaha memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban yang terkena banjir,”ujar Ridwan.

Perwakilan PT. Timah, Novi Khoirozi dari Kabid KIP kepada wartawan mengatakan PT Timah sebelumnya juga sudah turun langsung memberikan bantuan di wilayah Bangka Barat yang tercatat menjadi kawasan bencana terparah tahun 2017 ini. Kali ini, sebanyak 50 paket sembako didistribusikan langsung oleh PT Timah yang bekerja sama dengan HNSI Kabupaten Bangka dan beberapa mitra di Sungailiat.

“Saya melihat kondisi saat ini banjir melanda bangka. Kemarin kita terjun di Bangka Barat, Daerah Belo. Kita sudah sampaikan bantun kepada masyarakat yang terkana banjir mudah-mudahan dapat meringankan beban mereka,” katanya.

Kabid Humas PT. Timah, Reni Hutagalung melalui Staf Humas, Rizali Himawan kepada wartawan mengatakan PT Timah sudah komit untuk selalu hadir ditengah – tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Terbukti, 350 paket sembako, pendirian dapur umum, posko kesehatan dan pendirian jembatan darurat sudah diturunkan personil PT. Timah dari Pusat dan Unmet Bangka Barat sejak Sabtu (28/1/2017).

“Kita dari hari Sabtu itu ya pertama dapat kabar dari Bangka Barat. Kita sudah menurunkan tim kita dari unmet dan pusat, posko kesehatan, dapur umum dan kemarin sembako 350 paket disana dan jembatan darurat. Di sungailiat kita sudah bekerja sama dengan mitra kita dengan HNSI, dari empati kita. Kita turut berduka atas musibah banjir ini. Komitmen kami, akan hadir ditengah tengah masyarakat artinya dengan mitra, HNSI, kita akan hadir ditengah masyarakat untuk meringankan kesusahan masyarakat,”katanya. (2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU