Pasar Murah Polda Diserbu

No comment 88 views


PANGKALPINANG – Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) menggelar Pasar Murah di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, Minggu (18/6/2017). Warga menyerbu pasar yang menjual sembako dengan harga relatif murah dan terjangkau. Selain itu, Polda membuka stand pengecekan kesehatan sekaligus berobat gratis.
Wakapolda Babel, Kombes Pol Tantan Sulistyana mengatakan, kegiatan bhakti sosial sekaligus pasar murah ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-71.
“Hari Bhayangkara tahun ini merupakan kegiatan yang spesial karena jatuh di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, kami beserta jajaran dari Polda Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan dari Jakarta diantaranya Yayasan Peduli Bangsa, Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jasa Raharja termasuk juga dari Balai POM melaksanakan kegiatan pengamanan kepada masyarakat, juga melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya usai meninjau Pasar Murah.
Kebutuhan pangan yang dijual dengan harga murah itu berupa beras, gula, terigu, minyak goreng, sayur-sayuran dan daging.
“Pasar murah ini sudah kita persiapkan dari awal sebelum pelaksanaan puasa dan kita juga sudah diberi arahan oleh Mabes Polri. Selanjutnya kita tindak lanjuti dengan membentuk Tim Satgas Terpadu disana ada Kementerian Pertanian, Perindag, Balai POM termasuk dari Polda untuk terjun langsung menstabilkan harga bahan pokok,” ungkapnya.
Menurut Tantan, operasi pasar murah tidak hanya diselenggarakan di Kota Pangkalpinang saja, melainkan juga di kabupaten-kabupaten di Babel.
“Kita bergerak satu minggu ada dua kegiatan dan tidak hanya di Pangkalpinang saja, tetapi kita keliling ke Belitung, Belitung Timur, Bangka dan yang lainnya juga. Tim Satgas telah melaksanakan kegiatan secara maksimal. Jadi, setiap kegiatan rutin dilaksanakan,” jelasnya.
Selain melakukan pasar murah, pihaknya juga terjun langsung ke lapangan guna melakukan pengawasan sekaligus pengecekan harga pangan.
“Pengawasannya pun rutin termasuk dari Balai POM melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap barang-barang yang diduga expire atau kedaluwarsa. Ini kita keliling ke toko-toko dan apabila toko-toko tersebut menjual akan kita buat surat teguran. Ada beberapa toko yang kita buat teguran bahwa produk-produk yang mereka jual kedaluwarsa diminta untuk segera ditarik dari peredaran,” imbuhnya.
Ia mengaku belum ada menemukan penimbunan sembako. “Sampai saat ini belum ya karena kita monitor lebih awal. Jadi, hal-hal yang berkaitan dengan penimbunan dan lain sebagainya saya kira tidak ada di sini karena Tim Satgas lebih awal untuk menekan harga-harga sesuai dengan harga standart atau harga eceran tertinggi (HET),” ujar Wakapolda.
Hanya saja ada ditemukan jenis makanan yang tidak layak lagi beredar dan tidak layak dikonsumsi di beberapa toko.
“Kita harapkan bisa dibawah HET. Ada beberapa toko yang menjual barang tidak layak dikonsumsi, tetapi sudah dibuat surat teguran dan diminta untuk ditarik sehingga tidak sampai menyebar luas pada masyarakat dan masyarakat pun tidak mendapatkan barang-barang yang expire seperti ini,” bebernya.
Ditegaskannya, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok meskipun Tim Satgas Pangan telah dibubarkan pasca lebaran nanti.
“Tim Satgas Pangan ini memang dibentuk sampai dengan kegiatan lebaran tetapi selanjutnya pasti kita akan tetap koordinasi dan terus monitoring. Kita tidak bisa lepas karena kalau ada kenaikan harga yang cukup signifikan sehingga memberatkan masyarakat tentunya ini akan menimbulkan gejolak. Kita harapkan Tim Satgas ini walaupun kegiatan lebaran telah selesai, tetap kerja sama antar instansi terkait itu tetap kita lakukan untuk menstabilkan harga,” pungkasnya. (bis/1)

No Response

Leave a reply "Pasar Murah Polda Diserbu"