by

Panwaslu Pangkalpinang: Seluruh Alat Peraga Kampanye Paslon Ilegal

Luksin Siagian

PANGKALPINANG – Seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) empat pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota yang selama ini beredar di seluruh Kota Pangkalpinang, tidak sesuai aturan. Pasalnya, APK yang dipasang, seyogianya sesuai dengan desain yang dibuat oleh KPU Kota Pangkalpinang.

Karena, desain tersebut mencantumkan nomor urut hingga tanda coblos. Hal itu seperti disampaikan Divisi Pencegahan dan Hubal (Hubungan AntarLembaga) Panwaslu Pangkalpinang Luksin Siagian kepada rakyatpos.com, Sabtu (17/2/2018).

“Memang, desain APK dari KPU akan selesai satu hingga dua minggu dan sampai saat ini belum ada APK yang sesuai dengan aturan. APK yang ada selama ini, itu tidak sesuai karena belum ada nomor urut dan tanda coblos. Karena memang desainnya belum ada. Jadi, yang sekarang belum sesuai dengan aturan KPU, jadi kami turunkan,” kata Luksin disela-sela penertiban yang digelar selama tiga hari sejak Kamis (15/2/2018) lalu.

Sebelumnya, penertiban yang dilakukan jajaran Panwaslu Pangkalpinang telah direncanakan selama sepekan dan Panwaslu telah menyampaikan imbauan penurunan APK kepada LO (Liaison Officer) agar APK berupa bailho, umbul-umbul dan spanduk diturunkan terlebih dahulu.

“Ada sebagian yang menurunkan dan ada yang belum. Penertiban APK ini melibatkan seluruh jajaran Panwascam, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kesbangpol dan juga aparat kepolisian sebagai pengamanan. Jadi semua sudah ditertibkan, tinggal sedikit lagi yang kecil-kecil yanga ada di beberapa kecamatan,” imbuhnya.

“Tiga hari penertiban ini dan untuk daerah-daerah tertentu misal di posko, sesuai dengan PKPU nomor 4 itu tidak ada posko, hanya sekretariat pemenangan. Nanti akan ada kita buat kesepakatan bersama, agar APK nanti diturunkan dan diganti dengan APK yang sesuai dengan yang didesain oleh KPU sesuai PKPU 4 dan SK KPU nomor 15. Kita imbau juga kepada masyarakat, bisa melaporkan kepada kita jika masih ada tidaknya APK yang tidak sesuai dengan PKPU 4 dan SK KPU nomor 15,” pungkasnya. (ron)

Comment

BERITA TERBARU