Panwaslu Bangka Pantau Wilayah Rawan

No comment 183 views

SUNGAILIAT – Panwaslu Kabupaten Bangka akan memantau wilayah yang dinilai rawan dalam pesta demokrasi Pilkada Bangka 2018, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.
Wilayah pedalaman akan menjadi perhatian lebih, karena sangat berpotensi terjadinya praktek politik uang (money politic).

“Nanti kita tetap koordinasi intens dengan KPU dan mengacu ke tahapan yang ada di KPU untuk Pileg, Pilpres maupun Pilkada, kita akan melakukan pengawasan itu. Jadi untuk tiap tahapan kita akan ikuti,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Bangka, Qori Ikhsan, Kamis(5/8/2017).

Dia mengatakan pemetaan tetap dilakukan berkaca dari kegiatan Pilgub Babel lalu. Daerah perbatasan juga dinilai memiliki potensi rawan yang akan menimbulkan masalah pada Pilkada Bangka nanti.

“Kalau untuk kerawanan lain paling dengan pasangan calon, tim pemenangan ataupun timses dan potensi money politic dimana kegiatan money politic pasangan calon atau pun timnya kita akan konsen kesitu juga,” katanya.

Qori menambahkan wilayah pedalaman lebih besar berpotensi terjadinya money politic. Namun tak menutup juga wilayah seperti Kecamatan Sungailiat. “Kita tidak bisa fokuskan satu wilayah rawan, untuk diawal kita konsen semua wilayah. Nanti kalau sudah masuk tahapan yang bener-bener mendekati tahapan kampanye mulai kita petakan,” tegasnya.

Berkaca pada Pilgub Babel lalu bisa tergambarkan potensi rawan walaupun tidak serta merta akan terjadi dengan cara dan pada tempat yang sama untuk Pilkada Bangka nanti. Di lain hal, Panwas ketika di Pilgub Babel sudah cukup baik untuk pengawasan dengan meminimkan celah-celah kerawanan dan akan kembali diterapkan pada pemilu mendatang.

“Mudah-mudahan pengetahuan masyarakat nanti lebih baik. Kita tetap akan sosialisasikan juga tentang money politic, mudah-mudahan tidak terjadi, harapannya seperti itu,” tandasnya. (2nd/10)

No Response

Leave a reply "Panwaslu Bangka Pantau Wilayah Rawan"