Pantai Tanjung Kerasak Digasak Tambang Ilegal

  • Whatsapp
Salah satu ponton tambang ilegal pasir timah yang menggasak kawasan wisata Pantai Tanjung Kerasak di Kabupaten Bangka Selatan, terekam foto anggota Pol PP dalam penertiban kemarin. (Foto: Ist/Dedi Irawan)

Satpol PP Tertibkan 8 Unit Ponton TI Tower

TUKAKSADAI – Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Satpol PP Basel) kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir timah ilegal di kawasan wisata Pantai Tanjung Kerasak, Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Rabu (14/8/19).

Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol PP, Untung Sridadi seizin Kasatpol PP Basel Rudi Kurniawan menyebutkan penertiban tersebut dilakukan pihaknya setelah mendapat informasi dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga (DPKO) Basel terkait adanya aktifitas TI Tower di kawasan wisata tersebut. Hasilnya, sebanyak 8 unit tambang ilegal jenis TI Tower yang beraktifitas dihentikan petugas.

“Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Selatan nomor 16 tahun 2007 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 bahwa Pantai Tanjung Kerasak dan sekitarnya merupakan Tapak Kawasan Pantai Tanjung Kerasak. Makanya saat mendapat informasi dari Dinas Pariwisata Basel terkait adanya aktifitas TI Tower yang beroperasi di perairan tersebut, kami langsung menertibkan agar tak berdampak buruk bagi kawasan wisata kita,” ungkap Untung kepada wartawan usai penertiban.

Menurutnya, saat dilakukan penertiban pihaknya menemukan 8 unit ponton TI Tower namun dalam keadaan tidak beroperasi.

“Berhubung posisi TI nya ada di tengah laut, jadi untuk semetara belum bisa diamankan dan kami sudah menyurati pemiliknya untuk segera membongkar TI tersebut dengan batas waktu 3 hari sesuai prosedur. Menurut informasi dari anggota kami, pemilik TI Tower tersebut berdomisili di Desa Pasir Putih,” ujarnya.

Sebelumnya, tim gabungan Satpol PP Basel dan Polsek Payung juga menertibkan tambang timah ilegal yang beroperasi di areal cetak sawah di Desa Ranggung dan Desa Irat Kecamatan Payung, Kabupaten Basel.

“Ada 11 TI ponton yang beroperasi di areal sawah, akibat TI tersebut kawasan persawahan tercemar limbah TI. Kita memberikan peringatan tertulis agar pemilik TI membongkar TI nya, jika tidak maka kita akan turun kembali dan melakukan pembongkaran paksa,” kata Kabid Tibum Untung Sridadi beberapa waktu lalu. (raw/1)

Related posts