Pansus 7 Bahas Soal Biaya Persalinan

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Panitia Khusus (Pansus) 7 DPRD Kota Pangkalpinang sedang membahas sejumlah permasalahan kesehatan, salah satunya perihal kenaikan biaya persalinan di rumah sakit pemerintah dan puskesmas di Ibukota Provinsi Bangka Belitung.

Ketua Pansus 7, Satria Mahardika mengatakan pembahasan itu dilakukan dalam rangka membantu masyarakat dalam bidang kesehatan.

“Yang kami bahas adalah tarif untuk biaya bersalin di rumah sakit dan puskesmas di Kota Pangkalpinang. Ini harus dilakukan, agar jelas. Semua untuk membantu masyarakat,” ungkap Satria kepada wartawan, Jumat (10/3/2017).

Menurut dia, biaya yang diajukan harus dibawah nilai yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang akan melahirkan, agar tidak merasa terbebani.

“Makanya tarif harus berada dibawah tarif BPJS. Jangan sampai masyarakat merasa terbeban jika melahirkan di rumah sakit atau puskesmas,” ujarnya.

Politisi Partai Hanura ini menyebutkan seharusnya apabila ada kenaikan pada tarif, tidak melebihi batas yang seharusnya. Menurutnya paling tinggi kenaikan berkisar 30 persen hingga 50 persen.

“Dari yang kita ketahui kenaikan ini terjadi karena ada kenaikan jasa dan barang medis. Makanya kita cari solusinya. Ini yang sedang kita bahas,” pungkasnya. (bum/10)

Related posts