Panitia Sungailiat Triathlon Buka Kelas Duathlon

  • Whatsapp

Khusus Atlet Lokal Babel

SUNGAILIAT- Panitia Sungailiat Triathlon 2019 membuka kelas tambahan pada ajang olahraga mancanegara tahunan tersebut. Pada tahun ini, selain triathlon, pihak panitia juga membuka kelas duathlon.

Kelas tersebut dibuka karena menurunnya jumlah peserta triathlon dari tahun sebelumnya karena ada pergeseran jadwal pelaksanaannya dari bulan April ke Juni.
Selain itu, tingginya harga tiket pesawat juga menjadi salah satu faktor berkurangnya jumlah peserta.

Saat ini jumlah peserta Sungailiat Triathlon belum mencapai 300 orang. Untuk itu, panitia membuka kelas tambahan yakni duathlon dengan harapan jumlah peserta akan bertambah saat 15 juni 2019 nanti.

Duathlon sendiri berbeda dengan triathlon dimana gabungan dua olahraga sekaligus yakni bersepeda dan lari saja, sementara triathlon ditambah dengan cabang olahraga renang.

Ketua Panitia Sungailiat Triathlon, Dustin Wyrmand mengatakan duathlon tersebut dikhususkan buat atlet-atlet lokal Bangka Belitung.

“Kebanyakan atlet kita ini malu kena air, makanya kita buat duathlon yakni olahraga sepeda dan lari saja. Jadi tahun ini ada triathlon dan ada duathlon,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaannya sama dengan triathlon kelas standar baik tempat maupun rute, hanya saja yang membedakan tidak ada perlombaan renang.

“Duathlon ini kelas tambahan saja tapi rutenya sama dengan triathlon yang standar. Apalagi Babel ini punya komunitas atau klub lari dan sepeda,” tambah Dustin.

Sementara itu, Panitia duathlon, Leo mengatakan antusiasme masyarakat dengan dibukanya klas tersebut cukup baik.

Pihaknya sendiri hanya menerima 80 orang peserta saja untuk kelas duathlon dan baru 60 peserta yang sudah mendaftarkan diri.

“Saat ini sudah 60 orang yang daftar tapi baru 40 orang yang sudah konfirmasi memastikan ikut lomba ini, sementara sisanya baru sebatas daftar saja,” ungkapnya.

Leo juga mengatakan dari peserta yang mendaftar tersebut, hampir seluruhnya merupakan masyarakat Babel.

“Bisa dibilang hampir seluruhnya lokal Babel, walaupun ada dari luar paling cuma beberapa saja yang memang pernah ikut duathlon,” terang Leo.(mg419/10)

Related posts