Panitia Adhoc Disebut Abaikan Tahapan Pengisian Wabup

Rusman: Ini Jelas Tidak Dibenarkan

KOBA – Belum terisinya jabatan kursi Wakil Bupati Bangka Tengah hingga saat ini dipertanyakan banyak pihak. Termasuk Tokoh Presidium Pembentukan Kabupaten Bateng, Rusman Araziz pun angkat bicara.

Rusman menyoroti masalah tahapan pemilihan nama Cawabup yang digodok dalam Tim Panitia Adhoc. Menurutnya, melihat perkembangan hingga saat ini dari pendaftaran calon dan langsung masuk tahapan penetapan calon, menurutnya agak sedikit rancu.

“Saya sangat mengamati tahapan demi tahapan pemilihan nama Cawabup yang digodok dalam Tim Panitia Adhok. Saya melihat, ada tahapan yang semestinya dilaksanakan, namun tidak dilaksanakan oleh Tim Panitia Adhoc,” ujarnya kepada Wartawan pada Jum’at pekan kemarin.

Tahapan-tahapan yang wajib dilakukan, menurut Rusman, adalah tahapan pendaftaran calon, tahapan pengumpulan berkas, tahapan verifikasi berkas dan tahapan penetapan nama calon. Sementara, yang dilakukan oleh Tim Panitia Adhoc, hanya tahapan pendaftaran dan langsung meloncat kepada tahapan penetapan calon, sedangkan tahapan pengumpulan berkas calon, verifikasi berkas malah diabaikan atau tidak dilaksanakan.

“Saya kaget saja melihat tahapan yang dilaksanakan Tim Panitia, hanya melaksanakan tahapan pendaftaran dan tiba-tiba langsung masuk ke tahapan penetapan calon. Kenapa tahapan pengumpulan berkas dan verifikasi justru tidak dilakukan. Malah, tahapan pendaftaran dan pengumpulan berkas digabung menjadi tahapan pendaftaran. Hal ini jelas tidak dibenarkan dan sengaja mengabaikan tahapan pengumpulan berkas dan verifikasi berkas, padahal ini sangat penting,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setiap tahapan harus ada penetapan dan berita acara, misalnya tahapan pendaftaran berapa lama harus ditetapkan dan dibuat berita acaranya. Demikian juga dengan tahapan pengumpulan berkas, verifikasi juga demikian harus ada berita acara, dan tidak boleh digabung karena setiap tahapan merupakan kegiatan yang berbeda-beda.

“Seharusnya, Tim Panitia Adhoc berkonsultasi kepada Mendagri, KPU dan Panwaslu terkait tahapan yang dilakukan apakah sudah benar atau belum. Karena kita ini memilih Calon Wakil Bupati. Untuk seleksi Komisioner KPU, Panwaslu, PPK, PPS dan Panwascam saja ada tahapan-tahapannya, lengkap dengan tenggang waktu dan tanggal setiap tahapan. Kalau tim Panitia Adhoc mengabaikan setiap tahapan dalam pemilihan nama Calon Wabup, saya justru mempertanyakan apa dasarnya. Anehnya, mulai dari tahapan pendaftaran langsung meloncat ke tahapan penetapan calon, ada apa ini,” tanya dia.

Ia menambahkan, Tim Panitia Adhok dalam bekerja harus hati-hati, dan setiap yang dituangkan dalam Tatib harus ada dasar hukumnya. Jika tidak, maka kinerja Tim Panitia Adhoc rentan dengan gugatan dan nama Cawabup yang dihasilkan nanti terancam cacat hukum.

“Sebagai Presidium Pembentukan Kabupaten Bateng, hanya sekedar memberi masukan kepada Tim Panitia Adhoc, karena kabarnya hari Senin (30/10/2017) agendanya adalah penetapan dua nama calon. Kalau itu tetap dilaksanakan, maka sangat berbahaya karena sejumlah tahapan tidak dilaksanakan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Adhock Firmansyah saat dihubungi wartawan pada Minggu (29/10/2017) menyampaikan pada Senin (30/10/2017) pukul 13.00 WIB kembali menggelar rapat koalisi diruang rapat Bupati Bateng.

“Hari senin ini kita tetap pada agenda yang telah dijadwalkan yaitu penetapan calon yang sebelumnya 3 orang mengerucut menjadi 2 orang. Kemudian kita serahkan kepada Bupati untuk diteruskan ke DPRD Bateng,” ujarnya.

“Itu semua bisa dilakukan kalau didalam rapat nanti Parpol sepakat dalam pengusungan 2 cawabup. Kita lihatlah besok seperti apa,” tambahnya.

Saat disinggung mengenai ada tahapan yang tidak dilaksanakan oleh Tim Panitia, Firmansyah mengutarakan kalau proses itu bisa dipenuhi ketika pada saat di DPRD Bateng nanti.
“Jadi, persyaratan yang kurang itu bisa di penuhi pada saat pemilihan di DPRD,” tukasnya. (ran/3).

No Response

Leave a reply "Panitia Adhoc Disebut Abaikan Tahapan Pengisian Wabup"