Pangkalpinang Mau Dibawa Kemana?

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil-Muhammad Sopian tak lama lagi akan memasuki usia satu tahun. Namun, hingga saat ini belum ada sesuatu yang luar biasa yang dilakukan oleh pemerintah kota.

Read More

“Sebaiknya pemerintah kota fokus terhadap beberapa permasalahan mendasar yang sampai dengan hari ini masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah-red) besar untuk Kota Pangkalpinang,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady, Minggu (30/6).

Menurut dia, PR besar itu salah satunya adalah permasalahan sampah di TPA Parit 6 dengan kondisi yang sudah crowded termasuk rencana pembangunan TPA regional yang belum ada kejelasan hingga saat ini.

“Untuk pembangunan TPA regional sampai dengan hari ini belum ada kejelasannya, jadi atau tidak jadi atau diambangkan? Kemudian PR besar lain terkait dengan penanganan pencegahan banjir,” kata Rio.

Selain itu, sesuai dengan tagline Kota Pangkalpinang adalah Kota Seribu Senyuman, dia belum melihat ada kebijakan yang fokus mengarah ke tagline yang didengungkan. Dari sisi ikon wisata, katanya, tidak ada perubahan yang dilakukan pemerintah. Rio mempertanyakan esensi dari kata seribu senyuman.

“Bukankah pak wali sudah beberapa kali merombak kepala dinas artinya formasi terbaik selalu diupayakan untuk menyelesaikan setiap jengkal permasalahan di ibukota provinsi ini. Belum lagi permasalahan RTRW serta PR dari pemerintahan yang lalu maka ini pun sebaiknya dibuat skala prioritas untuk satu demi satu diselesaikan dengan baik,” ujar Rio.

Dengan akan masuknya satu tahun pemerintahan wali kota, menurutnya masih tersisa efektif tiga tahun lagi untuk melakukan pembenahan kota. Dengan waktu yang terbilang singkat tersebut, politisi PKS ini berharap Pemkot Pangkalpinang dapat membuat timeline program skala prioritas.

“Timeline program skala prioritas ini kemudian dapat kepada publik, bahwa ini adalah prioritas kepala daerah Kota Pangkalpinang. Jadi antara mana daerah dengan masyarakat dapat satu pemahaman dan jelas Pangkalpinang ini mau dibawa kemana?,” kata Rio. (rls/ron/10)

Related posts