Panas di Musim Hujan, Tanda Kemarau Lebih Panjang

  • Whatsapp
Mikron Antariksa

PANGKALPINANG – Kalakhar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa, menyebutkan saat ini meskipun musim hujan namun diselingi dengan cuaca panas. Adanya cuaca panas di musim hujan ini, menurut dia, menandakan bahwa musim kemarau nantinya akan berlangsung lebih lama.

“Babel sebetulnya belum masuk musim kemarau, kita masih musim hujan, tetapi ada hari tanpa hujan atau panas. Ini menandakan musim panas berlangsung lama ditandai jarangnya hujan di musim hujan,” kata Mikron kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Read More

Hal ini, kata dia, patut diantisipasi, misalnya dengan tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan dan lainnya. “Kita perlu antisipasi, terutama resapan air yang sampai saat ini banyak daerah sumber air yang airnya belum bertambah, jika kemarau lebih cepat, otomatis akan mempengaruhi sumber air,” tandasnya.

Seperti di Kolong Spritus, Air Itam yang saat ini kondisi air belum bertambah pasca kemarau tahun lalu. Dengan intensitas hujan yang ringan pun, sebutnya air juga belum bertambah. “Mudah-mudahan kita lebih siap menghadapi kemarau,” pungkasnya. (nov)

Related posts