Pajak Penerangan Jalan Ditarget Rp25,5 Miliar

  • Whatsapp

SUNGAILIAT- Pemerintah Kabupaten Bangka menargetkan penerimaan daerah dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sebesar Rp 25,5 miliar pada 2019. Jumlah tersebut naik sekitar Rp 200 juta dari tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bangka, Restunemi kepada wartawan, Rabu (17/7/2019) mengatakan kenaikan PPJU terjadi hampir setiap tahun.

“Tahun ini kita targetkan 25,5 miliar sebelumnya 25,3 miliar jadi ada kenaikan sedikit. Kenaikan ini sesuai dengan tingkat pemasangan instalasi listrik baru dan penggunaannya, jadi bukan semata-mata naik,” ungkap Restunemi.

Dia menjelaskan, banyaknya pemasangan instalasi listrik di rumah-rumah ataupun rumah tangga akan menambah pendapatan pajak dari sektor penerangan jalan di Kabupaten Bangka.

“Kita kan banyak pembangunan perumahan dan itu pasti pasang instalasi listrik jadi otomatis banyak yang menggunakan listrik ini,” tambah Restunemi.

Ia mengatakan PPJU dipungut dari setiap masyarakat yang membeli pulsa atau token listrik sebanyak 10 persen dari setiap transaksi.

“Setiap kita beli token, itu artinya kita sudah menyumbang dan membayar pajak karena 10 persen dari transaksi kita itu langsung dipotong. Jadi nanti duitnya itu dari PLN langsung disetor ke kas daerah,” terang Restunemi.

Namun, kata dia, PPJU yang didapatkan oleh daerah tersebut bukan hanya digunakan untuk penerangan jalan saja tapi juga untuk pembangunan lainnya seperti infrastruktur, sosial serta kesehatan.

“Pajak ini bukan cuma buat lampu jalan saja tapi pembangunan lainnya juga. Memang banyak masyarakat yang bertanya sudah bayar pajak tapi lampu jalan tidak ada,” terangnya.

Untuk itu, beberapa waktu lalu pihaknya bekerjasama dengan pihak PLN dan Dinas PU dan Perhubungan Bangka dalam mensosialisasikan terkait penggunaan PPJU.

“Dengan membayar token itu berarti masyarakat sudah ikut andil dalam pembangunan daerah,” ungkap mantan Kepala BKD Bangka tersebut.(mla)

Related posts